― Advertisement ―

pushrank
BerandaBeritaInternasionalMegawati Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei atas Terpilihnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

Megawati Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei atas Terpilihnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

Rusdimedia.com – Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan ucapan selamat kepada Ayatollah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei atas terpilihnya sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran.

Ucapan tersebut disampaikan Megawati melalui surat yang diberikan kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, saat berkunjung ke kediamannya pada Selasa (10/3).

Dalam surat tersebut, Megawati menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Rahbar atau Pemimpin Tertinggi Iran melalui keputusan rapat Majelis Pakar yang terdiri dari 88 anggota.

“Sebagai Presiden ke-5 Republik Indonesia, atas nama pribadi, keluarga besar Bung Karno, dan bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi persahabatan antarbangsa, saya menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas terpilihnya Yang Mulia Ayatollah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Rahbar Republik Islam Iran,” tulis Megawati dalam suratnya.

Megawati menilai proses pemilihan Mojtaba Khamenei berlangsung di tengah berbagai tantangan yang tidak mudah. Namun demikian, ia menilai pemimpin baru Iran tersebut mampu memperoleh dukungan luas dari kalangan ulama maupun rakyat Iran.

Menurut Megawati, kepercayaan yang diberikan kepada Mojtaba Khamenei menjadi bukti atas kepemimpinan, kecakapan, serta kedalaman ilmu yang dimilikinya.

“Pemilihan ini berlangsung di tengah berbagai tantangan dan situasi yang tidak sepenuhnya kondusif, namun Yang Mulia telah mampu mendapatkan kepercayaan besar dari para ulama dan rakyat Iran,” tulis Megawati.

Dalam suratnya, Megawati juga menyinggung pemikiran geopolitik Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno atau Bung Karno, yang menekankan pentingnya persatuan nasional serta kemandirian bangsa dalam mempertahankan kedaulatan.

Megawati menyebut Bung Karno selalu mengingatkan pentingnya berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.

“Bung Karno, Proklamator sekaligus Bapak Bangsa Indonesia, selalu menekankan pentingnya persatuan nasional, kemandirian bangsa, dan keteguhan dalam mempertahankan kedaulatan serta kemerdekaan bangsa,” tulis Megawati.

Ia juga menyoroti peran Bung Karno dalam membangun solidaritas di antara negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin dalam menghadapi imperialisme dan kolonialisme.

Upaya tersebut, menurut Megawati, diwujudkan melalui berbagai forum internasional seperti Konferensi Asia Afrika pada 1955 hingga Conference of the New Emerging Forces (CONEFO) pada 1965.

Megawati turut menilai sejarah panjang peradaban Iran telah membentuk karakter bangsa yang tangguh, termasuk dalam menghadapi berbagai tekanan internasional dan sanksi ekonomi.

“Rekam jejak sejarah peradaban bangsa Iran yang begitu panjang telah membentuk karakter dan semangat juang yang luar biasa,” ujar Megawati.

Ia juga menilai ketahanan Iran dalam menghadapi tekanan global mencerminkan nilai-nilai yang sejalan dengan konsep Trisakti yang diperkenalkan Bung Karno, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan.

Megawati menyampaikan keyakinannya bahwa kepemimpinan Mojtaba Khamenei dapat melanjutkan perjuangan para pemimpin revolusi Iran sebelumnya dalam memperjuangkan kedaulatan bangsa dan keadilan global.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun tatanan dunia yang damai, setara, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Menurut Megawati, prinsip tersebut sejalan dengan falsafah Pancasila yang menjadi dasar ideologi bangsa Indonesia.

“Sebagai bangsa, kami meyakini bahwa dunia sejatinya harus dibangun di atas prinsip hidup bersama secara damai, kesetaraan, keadilan, serta kemanusiaan tanpa sekat,” tulis Megawati.

Megawati juga mengingatkan pesan Bung Karno dalam pidatonya di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1960 yang berjudul To Build the World Anew. Dalam pidato tersebut, Bung Karno menegaskan bahwa imperialisme dapat muncul dalam berbagai bentuk baru.

Ia berharap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam menjaga perdamaian dunia, menghentikan invasi sepihak, serta menyelesaikan konflik melalui dialog.

“Sudah saatnya PBB mengambil peran yang lebih sentral melalui dukungan negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang telah lama merindukan dunia yang damai bebas dari segala bentuk penghisapan,” tulis Megawati.

Di akhir suratnya, Megawati kembali menyampaikan doa serta harapannya agar Mojtaba Khamenei mampu memimpin Iran menghadapi berbagai tantangan global.

“Sekali lagi selamat mengemban jabatan sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Yang Mulia Ayatollah Mojtaba Khamenei. Kepercayaan telah diberikan dan tantangan besar telah menanti,” tulis Megawati.

Ia juga berharap kepemimpinan baru Iran dapat membawa bangsa tersebut keluar dari berbagai krisis serta berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih damai dan berkeadilan.

“Saya menyampaikan doa yang tulus agar Yang Mulia senantiasa memperoleh kekuatan, kebijaksanaan, dan bimbingan Ilahi untuk membawa Iran keluar dari krisis dan menuntun bangsa Iran menuju kemajuan yang berkeadilan dan bermartabat,” tutup Megawati. (***)