RusdiMedia.com
Bisnis

Cara Menjadi Akulaku Seller, Begini Langkah Paling Praktisnya!

R
Rama Runov
· 11 menit baca
Cara Menjadi Akulaku Seller, Begini Langkah Paling Praktisnya!

Menjadi Akulaku Seller bisa menjadi opsi bagi pelaku jualan online yang ingin memperluas pasar dan mengembangkan bisnis online.

Lewat marketplace Akulaku, penjual dapat menawarkan produk kepada pengguna yang memiliki beragam pilihan metode pembayaran.

Namun, mendaftar toko bukan sekadar membuat akun lalu menunggu pesanan turun seperti hujan sore.

Ada beberapa data, dokumen, pengaturan toko, hingga strategi produk yang perlu disiapkan sejak awal.

Artikel ini membahas cara menjadi Akulaku Seller, syarat pendaftaran, langkah membuka toko, dan tips menjalankannya secara praktis.

Apa Itu Akulaku Seller?

Akulaku Seller adalah penjual atau merchant yang menawarkan produk melalui ekosistem marketplace Akulaku.

Penjual dapat mengelola produk, stok, pesanan, hingga data penjualan melalui Akulaku Seller Centre.

Menurut informasi resmi Akulaku, Seller Centre menjadi pusat pengelolaan operasional merchant.

Di dalamnya, merchant dapat menangani produk, pesanan, dan memantau performa penjualan.

Jadi, konsepnya mirip dashboard seller di berbagai marketplace lain.

Perbedaannya terletak pada ekosistem pengguna dan metode pembayaran yang tersedia di Akulaku.

Bagi pemilik bisnis online, kanal tambahan seperti ini bisa membantu mengurangi ketergantungan pada satu marketplace saja.

Kalau satu toko sepi, setidaknya dagangan tidak ikut duduk bengong.

Kenapa Jualan Online di Akulaku Menarik?

Salah satu alasan merchant mempertimbangkan Akulaku adalah basis pengguna yang sudah tersedia.

Situs resmi Akulaku menyebut lebih dari 90.000 merchant telah bergabung dalam ekosistemnya.

Artinya, Akulaku bukan platform yang baru kemarin sore mencoba dunia jualan online.

Platform ini sudah memiliki ekosistem merchant sekaligus konsumen sendiri.

Selain itu, Akulaku memiliki layanan pembayaran dan PayLater yang terhubung dengan aktivitas belanja.

Bagi seller, variasi pembayaran dapat membuka peluang menjangkau jenis konsumen yang lebih luas.

Tetapi perlu diingat, tersedia banyak pengguna bukan berarti produk otomatis laris.

Dalam marketplace, persaingan tetap ditentukan oleh harga, kualitas produk, layanan, reputasi, dan kemampuan seller membaca pasar.

Akulaku Seller Cocok untuk Siapa?

Pada dasarnya, Akulaku Seller dapat dipertimbangkan oleh pemilik usaha perorangan maupun badan usaha.

Seller pemula juga bisa memanfaatkannya sebagai kanal tambahan untuk memulai atau memperluas bisnis online.

Misalnya, Anda sudah berjualan melalui media sosial.

Anda kemudian ingin masuk marketplace agar proses transaksi, pengelolaan pesanan, dan katalog menjadi lebih terstruktur.

Akulaku bisa menjadi salah satu kanal yang dipertimbangkan.

Namun, jangan buru-buru membuka toko di sepuluh marketplace sekaligus.

Kalau pesanan tiga saja sudah membuat printer resi panas seperti knalpot, fokus dulu pada operasional.

Syarat Menjadi Akulaku Seller

Sebelum melakukan pendaftaran, siapkan dokumen yang kemungkinan diperlukan.

Persyaratan dapat berbeda menurut kategori merchant dan jalur registrasi yang tersedia saat Anda mendaftar.

Halaman registrasi Akulaku Seller Centre menyebut merchant perorangan lokal harus berusia minimal 18 tahun dan memiliki KTP.

Untuk merchant perusahaan lokal, Akulaku meminta legalitas usaha yang berlaku dan produk yang memenuhi ketentuan lokal.

Sementara itu, halaman resmi "Bergabunglah dengan Kami" juga menyebut KTP dan NPWP untuk kategori toko biasa.

Panduan merchant Akulaku tahun 2026 menyebut beberapa persiapan umum.

Dokumen tersebut mencakup KTP bagi individu atau NIB/Akta Pendirian bagi badan usaha, kontak aktif, dan rekening bank.

Karena informasi dapat menyesuaikan tipe toko, paling aman siapkan data selengkap mungkin.

Dokumen yang Sebaiknya Disiapkan

Sebelum membuka halaman pendaftaran Akulaku Seller, siapkan dokumen dan informasi berikut:

  1. KTP pemilik toko atau penanggung jawab.

  2. Email aktif yang dapat menerima verifikasi.

  3. Nomor telepon aktif.

  4. Rekening bank yang sesuai dengan identitas pendaftar.

  5. NPWP jika diminta dalam proses registrasi.

  6. NIB atau dokumen perusahaan jika mendaftar sebagai badan usaha.

  7. Nama dan informasi toko.

  8. Alamat operasional atau pengiriman.

  9. Informasi produk, harga, stok, deskripsi, dan foto.

Panduan resmi menyarankan rekening menggunakan nama individu atau perusahaan yang sesuai dengan identitas legal pendaftar.

Data yang konsisten sangat penting.

Nama KTP "Budi Santoso" jangan tiba-tiba berubah menjadi "Toko Sultan Sejahtera Abadi Internasional" pada rekening pribadi tanpa penjelasan.

Sistem verifikasi biasanya jauh lebih menyukai data yang masuk akal.

Cara Daftar Akulaku Seller Paling Praktis

Sekarang masuk ke bagian yang paling banyak dicari.

Secara umum, proses pendaftaran Akulaku Seller dapat dilakukan melalui Akulaku Seller Centre.

Akulaku menjelaskan bahwa pendaftaran mencakup pembuatan akun, verifikasi, pengisian data bisnis, dan pengunggahan dokumen.

1. Masuk ke Akulaku Seller Centre

Langkah pertama adalah membuka halaman resmi Akulaku Seller Centre.

Pastikan Anda masuk melalui kanal resmi Akulaku.

Jangan asal mengeklik situs yang namanya mirip tetapi hurufnya kurang satu.

Situs palsu biasanya berharap pengguna tidak sempat memakai kaca pembesar digital.

Akulaku sendiri memperingatkan pengguna agar tidak memberikan password atau kode OTP kepada pihak lain.

2. Pilih Jenis Merchant

Selanjutnya, pilih kategori merchant yang sesuai.

Baca juga: IHSG Anjlok 1% Mendadak: Apa Penyebab di Balik Fluktuasi Tajam Ini?

Pada halaman registrasi tersedia pilihan merchant perorangan lokal dan merchant perusahaan lokal.

Jika Anda menjalankan usaha sendiri, kategori individu biasanya menjadi pilihan yang relevan.

Untuk usaha berbadan hukum, gunakan jalur perusahaan dan siapkan dokumen legalitas yang diperlukan.

Jangan memilih jenis akun hanya karena kelihatannya paling cepat.

Data yang tidak sesuai bisa membuat proses verifikasi justru muter seperti mencari parkiran Sabtu malam.

3. Buat Akun Seller

Berikutnya, masukkan email dan nomor telepon yang aktif.

Panduan resmi Akulaku menyebut proses awal umumnya mencakup pembuatan akun dengan email dan nomor telepon.

Gunakan email khusus bisnis online bila memungkinkan.

Dengan begitu, notifikasi marketplace tidak bercampur dengan tagihan streaming, newsletter, dan email lama yang belum dibuka sejak 2019.

4. Lakukan Verifikasi Akun

Setelah membuat akun, ikuti proses verifikasi yang tersedia.

Pastikan kode atau tautan verifikasi hanya dimasukkan melalui halaman resmi.

Jangan pernah membagikan OTP kepada siapa pun.

Akulaku menegaskan bahwa pihaknya tidak meminta password atau kode OTP verifikasi pengguna melalui pihak lain.

Langkah kecil ini penting untuk keamanan akun.

Apalagi akun seller nantinya terhubung dengan data toko, transaksi, dan informasi pencairan dana.

5. Isi Informasi Bisnis dan Toko

Setelah akun terverifikasi, lengkapi informasi toko.

Isi nama toko, alamat, identitas pemilik, dan data lain sesuai formulir yang muncul.

Gunakan nama toko yang sederhana dan mudah diingat.

Nama "TokoElektronikJakartaMurahPalingLengkapIndonesiaOfficial2026" mungkin lengkap.

Namun, calon pembeli mungkin sudah kehabisan napas sebelum selesai membacanya.

Nama brand singkat biasanya lebih mudah dikenali.

6. Unggah Dokumen yang Diminta

Selanjutnya, unggah dokumen identitas atau legalitas usaha.

Pastikan gambar dokumen terlihat jelas.

Jangan mengunggah foto KTP yang gelap, miring, tertutup jari, atau diambil dari jarak tiga meter.

Dokumen yang jelas membantu proses pemeriksaan data.

Pastikan pula informasi yang Anda masukkan sama dengan data dalam dokumen.

Panduan Akulaku menyebut kelengkapan dan keakuratan informasi dapat membantu menghindari penundaan pendaftaran.

7. Tambahkan Informasi Rekening Bank

Masukkan rekening bank untuk kebutuhan pencairan hasil penjualan.

Pastikan nomor rekening tidak salah.

Cek sekali.

Kemudian cek lagi.

Kesalahan satu digit dalam urusan rekening bukan jenis kejutan yang diinginkan pemilik bisnis online.

Akulaku menyarankan rekening bank yang valid dengan nama yang sesuai identitas legal pendaftar.

8. Tunggu Proses Verifikasi Toko

Setelah semua data dikirim, pihak Akulaku akan memproses aplikasi.

Merchant akan mendapatkan informasi ketika toko telah siap beroperasi.

Durasi proses dapat bergantung pada kelengkapan data dan pemeriksaan akun.

Karena itu, hindari memasukkan informasi asal-asalan hanya demi mengejar cepat.

Cepat tetapi ditolak bukanlah definisi efisien.

Apa yang Dilakukan Setelah Akulaku Seller Disetujui?

Toko aktif bukan garis finis.

Justru pertandingan jualan online baru dimulai.

Setelah mendapatkan akses, seller perlu menyiapkan katalog yang bisa meyakinkan pengunjung menjadi pembeli.

Upload Produk dengan Informasi Lengkap

Mulailah dari produk utama.

Masukkan nama barang, harga, stok, variasi, foto, dan deskripsi dengan benar.

Panduan Akulaku menyebut informasi produk setidaknya mencakup deskripsi, harga, stok, serta gambar berkualitas.

Jangan menulis deskripsi hanya:

"Barang bagus. Beli aja."

Pembeli bukan cenayang.

Mereka membutuhkan ukuran, bahan, fungsi, warna, isi paket, garansi, dan detail relevan lainnya.

Gunakan Foto Produk yang Jelas

Foto adalah bagian penting dalam marketplace.

Baca juga: PT Freeport Indonesia Buka 91 Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate, Peluang Emas bagi Gen Z!

Pembeli tidak dapat memegang produk sebelum transaksi.

Karena itu, foto menjadi pengganti pengalaman melihat barang secara langsung.

Gunakan latar yang bersih.

Tampilkan produk dari beberapa sudut bila diperlukan.

Hindari gambar pecah, terlalu gelap, atau penuh watermark hingga produknya sendiri nyaris tidak terlihat.

Buat Judul Produk yang Mudah Dicari

Judul produk perlu menjelaskan barang secara spesifik.

Gunakan kata yang memang dicari calon konsumen.

Misalnya:

"Headset Bluetooth Wireless Gaming Low Latency"

lebih informatif dibanding:

"Headset Super Keren Terbaik Mantap Banget".

Dalam jualan online, judul bukan tempat lomba pujian.

Judul adalah alat pencarian.

Cara Mengoptimalkan Akulaku Seller agar Lebih Menarik

Membuka toko cukup mudah.

Membuatnya menghasilkan penjualan membutuhkan strategi.

Panduan resmi Akulaku juga menyarankan merchant mengoptimalkan informasi produk, mengikuti program promosi, dan memantau performa toko.

Riset Harga Kompetitor

Sebelum menentukan harga, lihat produk sejenis.

Jangan langsung memasang harga berdasarkan perasaan.

Harga perlu memperhitungkan modal, biaya operasional, komisi platform, promo, dan margin.

Akulaku menyebut struktur komisi merchant dapat dimulai dari 1%, tergantung kategori produk.

Karena nominal dapat berbeda menurut kategori atau program, selalu cek ketentuan terbaru di akun seller.

Jangan menghitung laba menggunakan angka lama.

Bisnis tidak bisa membayar supplier dengan kalimat, "Kemarin saya kira biayanya segini."

Kelola Stok Secara Disiplin

Kesalahan stok menjadi masalah umum dalam bisnis online multichannel.

Produk di satu marketplace sudah habis.

Namun, stok di marketplace lain masih menunjukkan angka lima.

Kemudian pesanan masuk.

Seller panik.

Gudang diperiksa.

Barang ternyata sudah menjadi kenangan.

Jika menjual produk di beberapa kanal, gunakan sistem pencatatan stok yang konsisten.

Semakin besar volume pesanan, semakin penting otomatisasi inventori.

Balas Pertanyaan dengan Cepat

Respons cepat membantu menciptakan pengalaman belanja yang lebih nyaman.

Pembeli biasanya bertanya karena masih ragu.

Jawaban yang jelas dapat mendorong keputusan pembelian.

Hindari jawaban satu kata jika pertanyaannya membutuhkan penjelasan.

Pembeli bertanya, "Apakah ukuran ini cocok untuk laptop 14 inci?"

Jangan dijawab, "Ya."

Jelaskan ukuran produk agar mereka bisa memastikan kecocokannya sendiri.

Strategi Jualan Online untuk Seller Baru

Seller baru tidak harus langsung memiliki ratusan produk.

Lebih baik mulai dari katalog yang bisa dikelola dengan baik.

Pilih produk yang stoknya stabil dan informasinya sudah Anda kuasai.

Kemudian lihat data penjualan.

Produk mana yang banyak dikunjungi?

Mana yang masuk keranjang?

Mana yang benar-benar menghasilkan transaksi?

Pendekatan berbasis data lebih sehat daripada sekadar berkata, "Kayaknya barang ini bakal viral."

Dalam bisnis online, "kayaknya" boleh dipakai saat membuat hipotesis.

Setelah itu, tetap buka data.

Baca juga: Pemegang Saham PT: Hak dan Kewajiban yang Wajib Dipahami Sejak Awal

Fokus pada Produk Unggulan

Pilih beberapa produk yang punya peluang menjadi produk utama.

Optimalkan foto, judul, harga, dan deskripsinya.

Setelah produk tersebut mulai memperoleh transaksi, baru perluas katalog.

Cara ini membuat operasional lebih mudah dikontrol.

Anda juga bisa memahami pola konsumen di marketplace sebelum menambah banyak SKU.

Manfaatkan Program Promosi dengan Perhitungan

Promo dapat membantu meningkatkan visibilitas.

Namun, diskon bukan berarti seller harus kehilangan margin sampai rekening ikut melakukan self-healing.

Hitung harga setelah diskon.

Hitung komisi.

Hitung biaya kemasan.

Hitung biaya lain yang menjadi tanggungan toko.

Akulaku menyebut adanya berbagai dukungan dan program promosi bagi merchant yang memenuhi kriteria tertentu.

Program dapat berubah, jadi periksa penawaran yang tersedia langsung pada Seller Centre.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Akulaku Seller

Kesalahan pertama adalah memasukkan data palsu atau tidak sesuai.

Selain memperlambat proses, data bermasalah dapat mengganggu aktivitas toko pada kemudian hari.

Kesalahan kedua adalah menyalin deskripsi dari kompetitor.

Selain terlihat malas, hasilnya sering tidak sesuai dengan produk sendiri.

Buat informasi berdasarkan barang yang benar-benar dijual.

Kesalahan ketiga adalah perang harga tanpa perhitungan.

Menjadi paling murah memang bisa mendatangkan perhatian.

Namun, omzet besar dengan margin minus hanya membuat Anda sibuk sambil kehilangan uang.

Kesalahan berikutnya adalah mengabaikan pesanan.

Dalam jualan online, kecepatan pemrosesan menjadi bagian dari pengalaman pelanggan.

Seller perlu memiliki jadwal pengecekan pesanan yang konsisten.

Apakah Menjadi Akulaku Seller Gratis?

Situs Akulaku saat ini mempromosikan pembukaan toko tanpa biaya pendaftaran.

Namun, seller tetap perlu memahami biaya transaksi atau komisi berdasarkan kategori dan program.

Akulaku menyebut komisi dapat dimulai dari 1% tergantung kategori.

Karena kebijakan marketplace dapat berubah, gunakan informasi di Seller Centre sebagai acuan ketika menghitung margin.

Jangan hanya mengandalkan artikel lama dari internet.

Harga bensin berubah.

Harga cabai berubah.

Kebijakan platform juga bisa berubah.

Apakah Akulaku Seller Aman untuk Bisnis Online?

Dari sisi akses, gunakan hanya situs dan saluran resmi.

Simpan password secara aman dan jangan memberikan OTP kepada orang lain.

Akulaku menyediakan layanan customer care resmi melalui call center, live chat di aplikasi, serta kanal WhatsApp chatbot.

Jika menemukan kendala akun, gunakan layanan tersebut.

Hindari jasa tidak resmi yang menjanjikan toko pasti lolos verifikasi.

Kalimat "100% pasti approve, kirim OTP saja" justru merupakan alasan bagus untuk menutup chat.

Kesimpulan

Menjadi Akulaku Seller pada dasarnya dimulai dari menyiapkan identitas, kontak aktif, rekening, informasi usaha, dan dokumen legal yang diperlukan.

Setelah itu, seller dapat melakukan registrasi melalui Akulaku Seller Centre dan mengikuti tahap verifikasi.

Setelah toko aktif, pekerjaan sebenarnya baru berjalan.

Seller perlu mengunggah produk dengan informasi lengkap, menentukan harga secara sehat, menjaga stok, serta memproses pesanan dengan disiplin.

Bagi pelaku jualan online, membuka kanal tambahan dapat membantu memperluas potensi pasar.

Namun, jumlah marketplace bukan satu-satunya ukuran keberhasilan bisnis online.

Toko yang memiliki produk jelas, margin sehat, pelayanan baik, dan pengelolaan rapi biasanya memiliki fondasi yang jauh lebih kuat.

Jadi, kalau ingin mencoba menjadi Akulaku Seller, mulai dari persiapan yang sederhana tetapi benar.

Lengkapi data, buka toko melalui kanal resmi, pahami biaya, lalu optimalkan produk berdasarkan hasil nyata.

Karena dalam dunia marketplace, pendaftaran hanya membuka pintu.

Yang membuat pembeli masuk tetap kualitas toko Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Akulaku Seller?+

Akulaku Seller adalah penjual atau merchant yang menawarkan produk melalui ekosistem marketplace Akulaku. Penjual dapat mengelola produk, stok, pesanan, hingga data penjualan melalui Akulaku Seller Centre, yang berfungsi sebagai pusat pengelolaan operasional merchant.

Mengapa berjualan di Akulaku menarik?+

Berjualan di Akulaku menarik karena platform ini memiliki basis pengguna yang sudah ada, dengan lebih dari 90.000 merchant yang telah bergabung. Selain itu, Akulaku menawarkan layanan pembayaran dan PayLater yang dapat menjangkau konsumen lebih luas.

Siapa yang cocok menjadi Akulaku Seller?+

Akulaku Seller cocok untuk pemilik usaha perorangan maupun badan usaha yang ingin memperluas bisnis online mereka. Ini juga bisa menjadi pilihan bagi seller pemula yang ingin memulai atau memperluas bisnis mereka melalui marketplace.

Apa syarat menjadi Akulaku Seller?+

Syarat menjadi Akulaku Seller bervariasi tergantung kategori merchant. Untuk merchant perorangan lokal, syaratnya adalah berusia minimal 18 tahun dan memiliki KTP. Sedangkan untuk merchant perusahaan lokal, diperlukan legalitas usaha dan produk yang memenuhi ketentuan lokal.

Bagaimana cara mendaftar sebagai Akulaku Seller?+

Untuk mendaftar sebagai Akulaku Seller, calon penjual perlu menyiapkan dokumen seperti KTP untuk individu atau NIB/Akta Pendirian untuk badan usaha, kontak aktif, dan rekening bank. Proses pendaftaran dilakukan melalui halaman registrasi Akulaku Seller Centre.

Komentar

Komentar tidak boleh berisi tautan/link dan akan tampil setelah disetujui moderator.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!