Kesehatan
Waspada Sifilis: Penyakit Menular Seksual yang Bisa Menyerang Siapa Saja
G
Ghallaby Zasy
· 2 menit baca

Sifilis atau yang lebih dikenal sebagai "raja singa", bukanlah penyakit yang hanya menyerang kelompok tertentu. Penyakit ini ternyata memiliki aspek penularan yang lebih kompleks dari sekadar perilaku seksual berisiko, dan dapat menginfeksi siapa saja—termasuk mereka yang tidak aktif secara seksual.
Sifilis merupakan salah satu jenis Infeksi Menular Seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Infeksi ini biasanya ditandai dengan munculnya luka tidak nyeri di area genital, rektum, atau mulut pada tahap awal. Namun, gejala bisa berbeda-beda tergantung pada fase penyakit yang dialami.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 23.347 kasus sifilis di Indonesia. Angka ini menunjukkan bahwa penyakit ini masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius.
Dalam unggahan edukatif di akun resmi Instagram Kementerian Kesehatan pada Sabtu (14/6/2025), masyarakat diingatkan bahwa sifilis tidak memandang latar belakang atau perilaku. "Sifilis gak pilih-pilih. Yang gak 'nakal' pun bisa kena. Karena itu, jangan cuma jaga image. Jaga kesehatanmu juga," tulis Kemenkes.
Tahapan Sifilis dan Gejalanya:
- Sifilis Primer Ditandai dengan luka kecil (chancre) yang muncul antara 10 hingga 90 hari setelah terpapar bakteri. Luka ini sering kali tidak terasa sakit sehingga kerap tidak disadari.
- Sifilis Sekunder Setelah luka awal menghilang, pasien dapat mengalami ruam di telapak tangan dan kaki. Ruam ini muncul beberapa minggu setelah infeksi primer.
- Sifilis Laten Pada tahap ini, infeksi tidak menunjukkan gejala apa pun, meski bakteri tetap aktif di dalam tubuh. Tahap laten dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan tetap berisiko menularkan kepada orang lain.
- Sifilis Tersier Tahap paling parah yang bisa muncul 10 hingga 30 tahun setelah infeksi awal. Jika tidak ditangani, dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ dalam, termasuk otak, jantung, dan sistem saraf.
G
Baca Juga

Kesehatan
Siti Fadilah Usul Daftar PBI BPJS Kesehatan Dipajang di Kelurahan, Soroti Dugaan Salah Sasaran
15 Februari 2026
Kesehatan
RSCM Pastikan Pelayanan Tetap Normal di Tengah Penonaktifan BPJS PBI
12 Februari 2026
Kesehatan
Apa Itu PBI JK? Kartu Sakti BPJS Kesehatan Gratis untuk Warga Kurang Mampu!
31 Januari 2026
Kesehatan
Obat Infeksi Saluran Kencing pada Pria di Apotik
1 Januari 2026Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
