Olahraga
Jose Mourinho Dipecat Fenerbahce Usai Gagal di Liga Champions dan Dihantam Kontroversi
R
Redaksi RusdiMedia
· 2 menit baca

Klub Liga Turki, Fenerbahce resmi memutus kerja sama dengan Jose Mourinho setelah hampir satu tahun menjabat sebagai pelatih kepala. Keputusan ini diumumkan hanya dua hari setelah tim asal Istanbul tersebut tersingkir dari babak play-off Liga Champions melawan Benfica.
Dalam pernyataan resminya, Fenerbahce menyebut Mourinho dan klub telah berpisah jalan. "Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi Mourinho selama membesut tim dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan," demikian isi pernyataan klub. Seorang pejabat Fenerbahce kemudian mengonfirmasi kepada BBC bahwa pemecatan memang dilakukan.
Prestasi dan Kontroversi
Selama semusim, Mourinho membawa Fenerbahce finis di posisi kedua Liga Turki. Namun, perjalanan pelatih berusia 62 tahun itu juga diwarnai berbagai kontroversi. Pada Februari lalu, juara bertahan Galatasaray bahkan mengancam menempuh jalur hukum atas dugaan pernyataan rasis Mourinho setelah laga imbang 0-0. Mourinho membantah keras tuduhan tersebut dan justru menggugat balik Galatasaray dengan tuntutan ganti rugi sebesar £41 ribu. Selain itu, Mourinho kerap melontarkan kritik pedas terhadap kepemimpinan wasit di Turki. Ia sempat dijatuhi larangan mendampingi tim selama empat laga—yang kemudian dikurangi menjadi dua—akibat komentarnya seusai duel panas melawan Galatasaray. Kontroversi lain terjadi saat Fenerbahce bermain imbang 1-1 melawan Manchester United di Liga Europa Oktober lalu. Mourinho diusir dari lapangan dan secara terbuka menyatakan keinginannya untuk melatih tim papan bawah Liga Inggris agar terhindar dari kewajiban tampil di kompetisi UEFA.Rekam Jejak Gemilang
Sebelum menakhodai Fenerbahce, Mourinho menghabiskan tiga tahun bersama AS Roma. Di sana ia berhasil mempersembahkan trofi Conference League 2022, gelar Eropa pertama sepanjang sejarah klub asal Italia tersebut.
Karier Mourinho juga sarat prestasi di klub-klub besar Eropa. Ia sukses meraih tiga gelar Liga Inggris bersama Chelsea, menjuarai Liga Champions bersama Porto dan Inter Milan, serta membawa Manchester United menjuarai Liga Europa 2017—trofi Eropa terakhir Setan Merah hingga kini.
Akhir dari Era Singkat
Meski hanya semusim, perjalanan Mourinho di Fenerbahce mencerminkan sisi ganda kariernya: penuh prestasi tetapi juga sarat kontroversi. Pemecatannya menyusul kegagalan di Liga Champions dan berbagai masalah di luar lapangan, menambah daftar panjang drama yang mewarnai karier salah satu pelatih paling ikonik di dunia sepak bola modern. (***)R
Ditulis oleh
Redaksi RusdiMediaRedaksi RusdiMedia menyusun dan menyunting seluruh artikel di situs ini. Sebagian artikel disusun dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan untuk merangkum informasi dari sumber pemberitaan tepercaya, dan setiap artikel ditinjau oleh redaksi manusia sebelum diterbitkan. Selengkapnya di halaman Metodologi & Kebijakan Redaksi.
Lihat semua artikel oleh Redaksi RusdiMedia→Baca Juga

Olahraga
Mourinho Bongkar Bias Ballon d'Or: Kritik Panas Menjelang Pemilihan 2026!
2 jam lalu
Olahraga
Debut Pahit Elkan Baggott: Millwall Dibantai 1-5 oleh Southampton
22 jam lalu
Olahraga
Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia, Siap Berduel dengan Lamine Yamal
16 Juli 2026
Olahraga
Cristiano Ronaldo mengatakan Piala Euro sama saja dengan Piala Dunia
16 Juli 2026Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
