Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Makanan untuk Menaikkan Trombosit yang Terbukti Efektif dan Aman

×

Makanan untuk Menaikkan Trombosit yang Terbukti Efektif dan Aman

Sebarkan artikel ini
Makanan untuk Menaikkan Trombosit yang Terbukti Efektif dan Aman
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Ketika tubuh kekurangan trombosit, salah satu solusi paling alami dan aman adalah dengan mengonsumsi makanan untuk menaikkan trombosit. Penurunan jumlah trombosit (trombositopenia) bisa disebabkan oleh infeksi virus seperti demam berdarah, gangguan autoimun, atau efek samping obat. Untuk mengatasinya, kita perlu mendukung produksi trombosit dengan nutrisi yang tepat.

Dalam artikel ini, kita akan membahas jenis makanan yang mampu meningkatkan jumlah trombosit secara alami, termasuk kandungan nutrisinya dan cara terbaik mengonsumsinya. Kami juga menyertakan pendapat ahli gizi agar kamu bisa lebih percaya diri dalam memilih makanan yang tepat.

Iklan

Apa Itu Trombosit dan Mengapa Penting?

Trombosit adalah sel darah yang membantu pembekuan darah. Saat jumlahnya menurun, tubuh akan lebih mudah mengalami memar, mimisan, hingga perdarahan serius. Kondisi ini jelas perlu segera ditangani.

Tapi jangan buru-buru panik. Menurut dr. Tan Shot Yen, seorang dokter gizi klinik, “Asupan gizi seimbang berperan penting dalam mendukung fungsi sumsum tulang sebagai penghasil trombosit.”

Penyebab Trombosit Rendah

Sebelum membahas makanan untuk menaikkan trombosit, penting juga mengetahui penyebab turunnya trombosit:

1. Infeksi Virus

Dengue, hepatitis, dan HIV bisa menyebabkan penurunan drastis trombosit.

2. Gangguan Autoimun

Seperti lupus atau ITP (immune thrombocytopenic purpura).

3. Konsumsi Obat

Beberapa antibiotik atau obat antikejang dapat mengganggu produksi trombosit.

Baca Juga:  Cara Menghilangkan Kutil: Bisa Kamu Coba Sendiri di Rumah!

4. Kekurangan Nutrisi

Kurangnya vitamin B12, folat, dan zat besi menghambat pembentukan trombosit.

Daftar Makanan untuk Menaikkan Trombosit Secara Alami

Meningkatkan jumlah trombosit tidak selalu harus dengan obat. Kombinasi makanan sehat bisa sangat membantu.

1. Jambu Biji Merah

Buah ini mengandung vitamin C tinggi yang merangsang produksi sel darah. Antioksidannya juga membantu melawan radikal bebas yang bisa merusak sel darah.

Cara konsumsi:

  • Makan langsung tanpa dikupas
  • Buat jus tanpa gula

2. Daun Pepaya

Sudah lama dikenal sebagai pelancar trombosit alami, khususnya saat demam berdarah.

Fakta menarik: Studi dari Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine menunjukkan ekstrak daun pepaya meningkatkan jumlah trombosit secara signifikan.

Tips konsumsi:

  • Rebus dan minum airnya
  • Jadikan jus pahit yang ditambah madu

3. Buah Delima

Kaya zat besi dan vitamin C, sangat baik untuk penderita anemia dan trombositopenia. Rasanya segar dan mudah dinikmati.

Cara penyajian:

  • Makan langsung
  • Campur dalam salad buah

4. Sayuran Berdaun Hijau

Bayam, kangkung, dan brokoli tinggi vitamin K dan folat yang penting untuk pembentukan sel darah.

Saran konsumsi:

  • Kukus ringan untuk mempertahankan nutrisinya
  • Campur dalam smoothie sehat

5. Buah Kiwi

Kiwi mengandung vitamin E dan C, serta antioksidan yang memperkuat kekebalan tubuh dan mendukung regenerasi sel darah.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Diare dengan Cepat dan Efektif

Ide sajian:

  • Tambahkan ke oatmeal
  • Jadikan topping yoghurt

Nutrisi Penting untuk Produksi Trombosit

Setiap makanan yang baik untuk menaikkan trombosit pasti memiliki salah satu dari nutrisi ini:

Vitamin B12

Bantu pembentukan sel darah merah dan trombosit. Sumber terbaik:

  • Daging merah
  • Telur
  • Susu

Asam Folat

Berperan penting dalam proses produksi darah di sumsum tulang.

  • Terdapat dalam alpukat, kacang-kacangan, dan sayuran hijau

Zat Besi

Meningkatkan oksigenasi dan vitalitas sel darah.

  • Bisa didapat dari hati ayam, kacang kedelai, dan biji labu

Vitamin C

Membantu penyerapan zat besi dan memperkuat sistem imun.

  • Ada pada jeruk, tomat, dan stroberi

Minuman yang Membantu Menaikkan Trombosit

Selain makanan, beberapa jenis minuman juga bisa mempercepat pemulihan trombosit:

1. Jus Jambu Merah

Penuh antioksidan dan vitamin C. Disarankan dua kali sehari.

2. Air Kelapa

Mengandung elektrolit alami yang membantu hidrasi dan metabolisme sel darah.

3. Infused Water Lemon dan Daun Mint

Segar dan kaya vitamin C, bantu detoksifikasi tubuh secara lembut.

Makanan yang Harus Dihindari Saat Trombosit Turun

Beberapa makanan justru bisa memperparah kondisi trombositopenia. Hindari yang berikut ini:

1. Makanan Tinggi Lemak Trans

Seperti gorengan dan makanan cepat saji yang memperlambat regenerasi sel darah.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Tenggorokan Sakit Saat Menelan

2. Minuman Bersoda dan Alkohol

Merusak sel hati dan memperburuk metabolisme trombosit.

3. Makanan Tinggi Gula Tambahan

Memicu inflamasi dan mengganggu penyerapan nutrisi penting.

Pola Hidup Sehat untuk Mendukung Produksi Trombosit

Rutin Olahraga Ringan

Seperti jalan pagi atau yoga, bisa memperlancar sirkulasi darah.

Tidur yang Cukup

Regenerasi sel terjadi saat tidur malam. Hindari begadang.

Kelola Stres

Stres kronis menurunkan daya tahan tubuh dan berdampak ke produksi sel darah.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika jumlah trombosit terus menurun atau disertai gejala seperti:

  • Pendarahan yang sulit berhenti
  • Demam tinggi
  • Ruam merah di kulit

Segera periksakan diri ke rumah sakit. Makanan tetap penting, tapi konsultasi medis tetap dibutuhkan dalam kasus berat.

Kesimpulan: Pilih Makanan dengan Nutrisi Tepat untuk Menaikkan Trombosit

Menaikkan trombosit bukan cuma soal makan banyak, tapi makan yang tepat. Fokus pada makanan kaya vitamin C, B12, folat, dan zat besi. Lengkapi juga dengan gaya hidup sehat agar hasilnya maksimal.

Dengan menggabungkan pengetahuan nutrisi dan kebiasaan baik, tubuh bisa pulih secara alami. Jika kamu rutin menerapkannya, kondisi trombosit rendah bukan lagi jadi momok yang menakutkan.

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...