Dukungan moral datang dari pelatih Timnas India U-22, Naushad Moosa, untuk Timnas Indonesia yang akan melakoni laga hidup mati melawan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Moosa berharap skuad Garuda bisa tampil maksimal dan meraih hasil positif.
Naushad Moosa baru saja memimpin timnya menang 2-1 atas Indonesia U-22 dalam laga uji coba di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (10/10/2025) malam WIB. Meski membawa India meraih kemenangan, pelatih berusia 54 tahun itu tetap memberikan doa dan dukungan untuk tim senior Indonesia yang akan bertarung menghadapi Irak.
“Saya tidak ingin memberi tahu Timnas Indonesia cara bermain karena mereka punya pelatih yang bagus,” ujar Moosa, dikutip dari Antara. “Saya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk tim ini dalam pertandingan melawan Irak,” tambahnya.
Mengakui Kekuatan Irak
Pelatih asal India tersebut menilai bahwa Timnas Irak merupakan lawan tangguh yang tidak bisa dianggap enteng. Ia menyebut Irak memiliki kualitas pemain dan kedalaman skuad yang bisa menyulitkan tim manapun di Asia.
“Ya, saya melihat hasil Indonesia melawan Arab Saudi, mereka kalah 2-3. Tapi itu pertandingan yang ketat,” kata Moosa. “Jika Anda membandingkan Irak, mereka adalah tim yang bagus, mereka adalah tim yang kuat.”
Ucapan itu seolah menjadi pengingat bahwa laga melawan Irak tidak akan mudah bagi Indonesia. Namun, hasil tipis melawan Arab Saudi membuktikan bahwa skuad Garuda punya potensi untuk memberi kejutan.
Pertarungan Hidup Mati di Grup B
Timnas Indonesia akan menghadapi Irak pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah. Laga ini menjadi penentu nasib Garuda di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dalam klasemen sementara, Indonesia masih berada di dasar grup tanpa poin usai kalah 2-3 dari Arab Saudi. Sementara Irak menempati posisi kedua dengan nol poin karena belum memainkan laga. Arab Saudi memimpin dengan tiga angka dari satu pertandingan.
Kemenangan atas Irak menjadi harga mati bagi tim asuhan Patrick Kluivert. Hasil positif tidak hanya akan menjaga peluang ke putaran kelima, tetapi juga membuka asa lolos ke Piala Dunia 2026, baik langsung maupun melalui jalur play-off.
Dukungan Moral untuk Garuda
Moosa menilai, Timnas Indonesia memiliki semangat juang yang tinggi dan kualitas permainan yang terus berkembang di bawah kepemimpinan pelatih asing. Ia percaya dengan disiplin dan determinasi yang kuat, Garuda bisa bersaing melawan tim-tim besar Asia.
“Saya melihat perkembangan besar dari sepak bola Indonesia. Para pemain muda mereka sangat berpotensi dan memiliki karakter bermain yang bagus,” tutur Moosa.
Dukungan dari pelatih asing seperti Naushad Moosa menjadi tambahan motivasi bagi skuad Garuda. Terlebih, laga melawan Irak disebut sebagai salah satu pertandingan paling penting bagi Timnas Indonesia dalam satu dekade terakhir.
Kini, seluruh mata publik sepak bola Indonesia tertuju ke Jeddah. Apakah Garuda mampu bangkit dan menciptakan kejutan besar? Semua akan terjawab pada dini hari nanti ketika peluit pertama dibunyikan di King Abdullah Sports City. (***)












