Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 58 Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo

×

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 58 Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 58 Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo
Tim Basarnas melihat bangunan pasca penutupan operasi SAR di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/10/2025). Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi 58 korban dari total 67 kantong jenazah akibat ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Khusnan Marduki, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menerima 63 laporan dari keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam insiden tersebut.

Iklan

“Sampai dengan hari ini, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 58 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima. Sementara, data antemortem yang melaporkan kehilangan mencapai 63 orang,” ujar Khusnan di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Selasa (14/10).

Proses Identifikasi Masih Berlanjut

Menurut Khusnan, pada hari ini tim DVI berhasil mengidentifikasi tiga jenazah dan satu body part (potongan tubuh). Proses identifikasi dilakukan menggunakan berbagai metode ilmiah, termasuk pemeriksaan DNA, sidik jari, serta pencocokan ciri fisik.

“Hasil dari operasi DVI Polda Jatim pada hari ini, Selasa, 14 Oktober 2025, tim DVI Polda Jatim telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap empat kantong jenazah, terdiri dari tiga jenazah dan satu body part,” jelasnya.

Ia menambahkan, masih terdapat lima kantong jenazah yang belum teridentifikasi dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan di ruang jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim.

“Masih tersisa lima kantong yang belum teridentifikasi. Seluruhnya masih kami periksa di kamar jenazah,” imbuh Khusnan.

Body Part Milik Korban Selamat

Menariknya, dari hasil identifikasi hari ini, satu body part ternyata milik korban selamat bernama Nur Ahmad Ramatulloh, warga Kota Surabaya. Potongan tubuh tersebut diketahui merupakan hasil amputasi.

“Iya, betul, body part milik Nur Ahmad. Itu hasil amputasi, dan kami lakukan tes DNA juga. Jadi nanti tergantung keluarganya apakah akan diambil atau kami yang mengirim ke sana. Orangnya masih hidup juga, jadi sudah teridentifikasi,” ujar Khusnan.

Daftar 58 Korban yang Telah Teridentifikasi

Berikut daftar lengkap 58 korban yang telah berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jatim:

  1. Maulana Alfan Ibrahimavic (15) – Surabaya
  2. Muhammad Soleh (22) – Bangka Belitung
  3. Muhammad Mashudulhaq (14) – Surabaya
  4. Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17) – Surabaya
  5. M. Agus Ubaidillah (14) – Surabaya
  6. Firman Noor (16) – Surabaya
  7. M. Azka Ibadurrahman (13) – Surabaya
  8. Daul Milal (15) – Surabaya
  9. Nurudin (13) – Bangkalan
  10. Ahmad Rijalul Haq (16) – Surabaya
  11. Moh. Royhan Mustofa (17) – Bangkalan
  12. Abdul Fattah (18) – Sampang
  13. Wasiur Rohib (17) – Surabaya
  14. Mohammad Aziz Pratama Yudistira (16) – Bekasi
  15. Moh. Dafin (13) – Semarang
  16. M. Ali Rahbini (19) – Sampang
  17. Sulaiman Hadi (15) – Bangkalan
  18. Mohammad Anas Fahmi (15) – Bangkalan
  19. Muhammad Reza Syfai Akbar (14) – Surabaya
  20. Afifuddin Zarkasi (13) – Surabaya
  21. Moh. Rizki Maulana Saputra (16) – Sidoarjo
  22. Moh. Ubaidillah (17) – Bangkalan
  23. Virgiawan Narendra Sugiarto (16) – Lamongan
  24. Moch. Ali Sirojuddin (13) – Surabaya
  25. Muhammad Azam Habibi (14) – Surabaya
  26. M. Maulidy Hasany Kamil (16) – Bangkalan
  27. Ach. Fathoni Abil Falaf (17) – Bangkalan
  28. M. Azam Alby Alfa Himam (17) – Bangkalan
  29. Khoirul Mutaqin (18) – Kediri
  30. Farhan (17) – Surabaya
  31. Syafiuddin (15) – Sampang
  32. Achmad Ghiffary Haekal Nur (17) – Gresik
  33. Muhammad Ubay Dillah (15) – Kalimantan Barat
  34. Achmad Alby Fahri (13) – Surabaya
  35. Abdus Somad (17) – Sampang
  36. Imam Junaidi (16) – Bangkalan
  37. Mohammad Fajri Ali (14) – Surabaya
  38. Muhammad Nasi Hudin (15) – Bangka Belitung
  39. Achmad Suwaifi (15) – Bangkalan
  40. Mochammad Haikal Ridwan (14) – Bangkalan
  41. Moch Adam Fidiansyah (12) – Sidoarjo
  42. Muhamad Raihan Jamil (14) – Surabaya
  43. Mohammad Abdul Rohman Nafis (15) – Sidoarjo
  44. M. Ghifari Chasbi (15) – Pasuruan
  45. Moh. Toni Afandi (14) – Surabaya
  46. Ach. Ramzi Fariki (15) – Bogor
  47. Abdullah As Syadid (16) – Bangkalan
  48. Arif Afandi (15) – Surabaya
  49. Moh. Alfin Mutawakilalallah (17) – Bangkalan
  50. Muhammad Iklil Ibrahim Al Aqil (15) – Jember
  51. Muhammad Ridwan Sahari (14) – Surabaya
  52. Ach. Haikal Fadil Alfatih (12) – Bangkalan
  53. Syamsul Arifin (18) – Bangkalan
  54. Khafa Ahmad Maulana (15) – Gresik
  55. Irham Ghifari (16) – Sidoarjo
  56. Ubay Dinhaiazkal Askia (15) – Sampang
  57. M Muhfi Alvian (16) – Sidoarjo
  58. Abdul Halim (16) – Surabaya

Lanjutan Proses Evakuasi dan Dukungan Psikologis

Polda Jatim juga menegaskan bahwa proses identifikasi akan terus dilakukan hingga seluruh jenazah teridentifikasi. Selain itu, tim psikologi kepolisian turut dikerahkan untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban yang masih menunggu hasil di rumah sakit.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para keluarga korban. Proses identifikasi berjalan cepat namun tetap hati-hati dan akurat,” tegas Kombes Khusnan.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Kementerian Agama untuk memastikan seluruh jenazah yang telah teridentifikasi segera diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan secara layak.

Insiden ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Jawa Timur, terutama keluarga besar pesantren yang menjadi korban. Hingga kini, penyelidikan penyebab ambruknya bangunan masih dilakukan oleh pihak kepolisian bersama tim ahli konstruksi dari Dinas PUPR setempat.

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...