PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi meluncurkan AI Center of Excellence (CoE), sebuah pusat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk memberdayakan dan mempercepat transformasi digital berbasis AI di Indonesia. Kehadiran pusat ini diharapkan tidak hanya memperkuat bisnis Telkom di kancah global, tetapi juga mendorong produktivitas, menciptakan dampak signifikan, dan membawa dunia menuju masa depan yang lebih dinamis.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari upaya Telkom dalam mendorong kedaulatan digital nasional melalui Telkom Solution. Kini, dengan hadirnya AI Center of Excellence, Telkom mempertegas komitmennya dalam mendukung digitalisasi pemerintahan, memperkuat daya saing industri, sekaligus memberdayakan talenta lokal.
Direktur IT Digital Telkom, Faizal R. Djoemadi, menegaskan bahwa kehadiran AI CoE merupakan respons atas meningkatnya permintaan solusi berbasis AI dari sektor korporasi, pemerintahan, hingga usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Transformasi digital berbasis AI tidak bisa dicapai sendirian. Dibutuhkan kolaborasi antara penyedia teknologi, pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat. AI Center of Excellence akan menjadi enabler ekosistem AI nasional,” ujar Faizal.
Empat Pilar Utama AI Center of Excellence
Telkom AI Center of Excellence dibangun dengan empat pilar utama yang menyasar pengembangan ekosistem AI secara menyeluruh:
- AI Campus
Ruang kolaborasi dengan universitas untuk riset dan pengembangan talenta AI. - AI Playground
Laboratorium eksplorasi dan inovasi yang memungkinkan peneliti dan bisnis berkolaborasi menciptakan solusi berbasis AI. - AI Connect
Platform kolaborasi praktisi AI dan pelaku bisnis di 9 kota strategis, seperti Bandung, Yogyakarta, Makassar, Jakarta, Malang, Bali, Aceh, Labuan Bajo, dan Papua. Fasilitas ini meliputi Clinic AI serta penguatan kemitraan dalam ekosistem AI nasional. - AI Hub
Pusat penciptaan solusi konkret bagi berbagai sektor industri dengan menghadirkan konsep pengetahuan dan penyediaan solusi berbasis AI.
Kapabilitas dan Dukungan Infrastruktur
Telkom AI Center of Excellence telah dilengkapi dengan berbagai kapabilitas teknologi, mulai dari kemampuan analitik, machine learning, large language models (LLMs) hingga natural language processing (NLP). Seluruh kapabilitas ini terintegrasi dengan infrastruktur digital Telkom serta didukung kolaborasi dengan universitas, startup, industri, dan mitra global.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menegaskan bahwa pengembangan AI berfokus pada peningkatan produktivitas mitra Telkom, baik pemerintah, korporasi, maupun UMKM.
“Kita melihat bahwa enterprise bisnis ini peluangnya masih besar, karena saat ini kontribusinya kurang dari 20% dari total revenue Telkom Group. Beberapa tahun ke depan, lima tahun ke depan, target kita rata-rata bisa mencapai 35%,” kata Veranita. Ia menambahkan bahwa peran Telkom adalah mengorkestrasi solusi yang mampu memberikan manfaat besar bagi pelanggan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa AI Center of Excellence hadir bukan hanya untuk mendorong penggunaan AI, tetapi juga memastikan Indonesia dapat memproduksi inovasi AI.
“Bersama-sama pilar ini membentuk ekosistem yang menggabungkan pengembangan talenta, platform, infrastruktur, dan solusi. Kita percaya Indonesia tidak hanya akan menjadi pengguna AI, tetapi juga produsen inovasi AI,” ujar Dian saat pembukaan BATIC 2025.
Dengan peluncuran AI Center of Excellence, Telkom menegaskan posisinya sebagai penggerak transformasi digital nasional sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia di era ekonomi berbasis kecerdasan buatan. (***)


