Saat kita membahas klasemen Semen Padang FC di BRI Super League 2025/2026, gambaran yang muncul cukup menantang. Musim ini, tim berjulukan Kabau Sirah ini harus berjuang keras di dasar klasemen Liga 1. Dengan hanya meraih 7 poin dari 13 pertandingan, mereka terperangkap di posisi ke-17, hanya satu strip di atas jurang degradasi. Artikel ini akan mengupas tuntas statistik, penyebab, dan harapan untuk Semen Padang, termasuk analisis laga-laga krusial seperti Semen Padang vs Arema FC dan Semen Padang vs Borneo FC.
Posisi Semen Padang FC di Klasemen BRI Super League: Analisis Statistik
Di Mana Posisi Semen Padang Berada?
Semen Padang FC saat ini menduduki posisi ke-17 dalam klasemen Liga 1 2025/2026. Tim asal Kota Padang ini telah mengumpulkan 7 poin. Angka itu mereka dapat dari 2 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 10 kekalahan. Performa ini menempatkan mereka dalam zona merah degradasi, hanya unggul selisih gol dari Persis Solo yang juga mengoleksi 7 poin.
Rincian Performa dan Statistik Tim
Untuk memahami tantangan yang dihadapi Semen Padang, mari kita lihat statistik lengkapnya. Catatan gol mereka menunjukkan kesulitan di kedua lini. Tim hanya mampu mencetak 9 gol sepanjang 13 laga, sementara gawang mereka kebobolan 20 kali. Selisih gol negatif 11 ini merupakan yang terburuk ketiga di liga.
Berikut adalah potret klasemen Liga 1 di bagian bawah, yang menunjukkan betapa ketatnya persaingan untuk menghindari degradasi:
*Tabel: Posisi Bawah Klasemen BRI Super League 2025/2026 (per 13 Pertandingan)*
| Posisi | Tim | Main (M) | Menang (M) | Imbang (I) | Kalah (K) | Gol (GM-GK) | Selisih Gol (SG) | Poin (P) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 15 | PSBS Biak | 13 | 3 | 3 | 7 | 13-27 | -14 | 12 |
| 16 | Persijap Jepara | 13 | 2 | 2 | 9 | 13-23 | -10 | 8 |
| 17 | Semen Padang FC | 13 | 2 | 1 | 10 | 9-20 | -11 | 7 |
| 18 | Persis Solo | 13 | 1 | 4 | 8 | 14-26 | -12 | 7 |
Data ini menunjukkan bahwa Semen Padang tertinggal 5 poin dari zona aman yang ditempati PSBS Biak. Jarak ini bukan tidak mungkin untuk dikejar, tetapi membutuhkan perubahan performa yang signifikan.
Analisis Laga Krusial dan Performa Head-to-Head
Pertandingan Melawan Arema FC: Perjuangan di Kandang
Salah satu laga yang menggambarkan perjuangan Semen Padang adalah kekalahan 1-2 dari Arema FC pada 3 November 2025. Bertanding di kandang sendiri, GOR Haji Agus Salim, Semen Padang tidak mampu meraih poin. Saat itu, Arema yang lebih solid secara klasemen berhasil membalikkan keadaan.
Berdasarkan catatan head-to-head, Arema memang lebih dominan dengan 5 kemenangan berbanding 2 kemenangan Semen Padang, tanpa ada hasil imbang. Dari sisi susunan pemain, Semen Padang tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan Bruno Gomes sebagai ujung tombak.
Ujian Berat Melawan Borneo FC: Bertemu Sang Pemuncak
Ujian yang lebih berat datang ketika Semen Padang harus berhadapan dengan Borneo FC, sang pemuncak klasemen Liga 1. Pada 9 November 2025, Semen Padang kembali takluk di kandang sendiri dengan skor 0-2. Borneo, yang saat itu berstatus tim sempurna dengan 10 kemenangan dari 10 laga, menunjukkan kualitas yang jauh lebih tinggi.
Dua gol Borneo dicetak oleh Mariano Peralta Bauer pada menit ke-6 dan ke-61. Kekalahan ini semakin mempertegas posisi sulit Semen Padang yang harus berhadapan dengan tim papan atas.
Hasil Lainnya: Kekalahan Tipis dari Persebaya
Sebelumnya, pada 19 September 2025, Semen Padang juga mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya dalam laga tandang. Satu-satunya gol dalam pertandingan itu dicetak oleh Bruno Moreira pada menit ke-78. Jika melihat susunan pemain Persebaya vs Semen Padang FC dan statistik permainan, laga ini sebenarnya cukup ketat, tetapi Semen Padang kurang beruntung dalam memanfaatkan peluang.
Faktor Penentu dan Tantangan ke Depan
Masalah Finishing dan Soliditas Pertahanan
Dari statistik yang ada, dua masalah utama Semen Padang terlihat jelas. Pertama, daya gedor yang lemah. Hanya mencetak 9 gol dalam 13 pertandingan adalah angka yang sangat rendah. Kedua, pertahanan yang mudah bobol. Kebobolan 20 gol menunjukkan masalah organisasi di lini belakang.
Menurut analisis, tim juga mengalami periode buruk dalam mencetak gol. Mereka bahkan disebut hanya mencetak 1 gol dalam 5 pertandingan terakhir di satu titik musim ini. Ini adalah sinyal alarm yang serius untuk segera diperbaiki.
Jadwal dan Peluang di Sisa Musim
Sisa musim masih panjang. Peluang untuk menyelamatkan diri dari degradasi masih terbuka. Berdasarkan jadwal BRI Super League, Semen Padang akan menghadapi sejumlah laga penting. Pada 22 Desember 2025, mereka akan menjamu tim kuat, Persija Jakarta. Ini merupakan tantangan berat lainnya.
Kunci keselamatan ada pada kemampuan mengambil poin penuh dari tim-tim selevel di zona degradasi. Laga-laga melawan PSBS Biak, Persijap, dan Persis Solo akan berasa seperti final bagi Semen Padang.
Upaya Penyelesaian dan Harapan untuk Kabau Sirah
Peran Pelatih dan Manajemen Tim
Dalam situasi kritis seperti ini, peran pelatih dan manajemen tim menjadi sangat sentral. Mereka perlu mencari formula taktik yang tepat, mungkin dengan mengevaluasi susunan pemain yang ada. Penguatan mental pemain juga penting, mengingat banyaknya kekalahan beruntun yang bisa memengaruhi kepercayaan diri.
Selain itu, bursa transfer paruh musim bisa menjadi momentum untuk merekrut pemain yang bisa langsung berkontribusi, terutama striker yang tajam atau gelandang kreatif.
Dukungan Suporter dan Semangat Juang
Sebagai tim dengan basis suporter yang loyal dan berapi-api, dukungan dari Kabau Sirah bisa menjadi energi tambahan yang tak ternilai. Stadion GOR Haji Agus Salim harus kembali menjadi benteng yang sulit ditembak lawan. Semangat juang pemain di lapangan harus mencerminkan gengsi klub yang pernah menjadi juara Liga Indonesia.
Kesimpulan
Posisi Semen Padang FC di klasemen Liga 1 saat ini memang mengkhawatirkan. Namun, sejarah sepak bola penuh dengan kisah kebangkitan tim dari zona degradasi. Dengan 21 pertandingan tersisa di BRI Super League 2025/2026, waktu untuk berbenah masih ada.
Perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari efektivitas serangan, soliditas pertahanan, hingga ketajaman mental. Setiap pertandingan ke depan, baik itu Semen Padang vs Arema FC, Semen Padang vs Borneo FC, atau laga-laga melawan tim papan bawah, adalah final yang harus dimenangkan. Perjuangan untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia masih sangat panjang, dan setiap poin akan sangat berharga.


