Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mencatat malam bersejarah bersama Cremonese pada pekan perdana Serie A 2025/2026. Bermain di Stadion San Siro, Minggu (24/8/2025) dini hari WIB, Audero tampil gemilang dan mengantarkan tim promosi itu menumbangkan AC Milan dengan skor 2-1.
Cremonese membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Federico Baschirotto di menit ke-28. Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui Strahinja Pavlovic pada masa injury time babak pertama. Setelah turun minum, Federico Bonazzoli menjadi penentu kemenangan lewat gol akrobatiknya di menit ke-61. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang.
Meski hanya kebobolan satu gol, peran Emil Audero begitu vital. Berdasarkan catatan Fotmob, kiper berusia 28 tahun itu melakukan empat penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tembakan keras Luka Modric dari luar kotak penalti. Ia juga sukses mengamankan dua umpan silang berbahaya, tiga kali menyelamatkan bola di udara, dua kali melakukan saves inside box, serta mencatat 10 recoveries. Atas performa impresifnya, Audero diganjar rating 7,7, jauh lebih tinggi dibanding Mike Maignan yang hanya memperoleh 5,6.
“Rasanya luar biasa. Memulai seperti ini sungguh menyenangkan dan penting karena poin-poin ini membantu kami untuk terus melaju. Kami sangat senang dengan hasil dan performa, kami melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam bertahan, serta bekerja keras untuk satu sama lain,” ungkap Audero usai laga.
Didatangkan dari Como 1907 dengan status pinjaman, Audero langsung mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Davide Nicola. Ia sebelumnya sempat dijajal di laga pramusim melawan Reggiana dan Palermo di Coppa Italia, meski saat itu Cremonese harus tersingkir lewat adu penalti.
Audero menegaskan bahwa kemenangan perdana di markas Milan menjadi modal penting untuk menjaga konsistensi tim sepanjang musim. “Kami bekerja dengan semangat tertentu sepanjang pekan. Kami tahu kami menghadapi kompetisi yang sulit, dan ini menular kepada rekan satu tim. Tidak ada yang akan memberi kami apa pun, kami harus pandai mengambil peluang,” tegasnya.
Ia menambahkan, “Kemenangan seperti ini, dengan bantuan penyelamatan saya, sungguh menggembirakan karena selama pertandingan memberikan kepercayaan diri dan menjaga fokus. Kami harus terus berada di jalur ini. Tim ini menuju ke arah yang benar, tapi kami tetap harus bekerja keras mengintegrasikan para pemain baru dan berusaha untuk tetap bersatu.”
Meski demikian, Audero tak menampik masih ada pekerjaan rumah yang perlu dibenahi. “Sayang sekali kami kebobolan di akhir babak pertama. Pertandingan seharusnya bisa berjalan berbeda. Sebaliknya, kami bertahan dengan baik, dengan tepat menutup beberapa peluang potensial,” tutupnya.
Kemenangan ini menegaskan bahwa Cremonese bukan sekadar pelengkap di Serie A musim ini. Dengan Emil Audero di bawah mistar, Grigiorossi membuktikan mampu memberi kejutan di panggung tertinggi sepak bola Italia. (***)












