Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Dominasi Manchester City Diprediksi Memudar, Perry Groves: ‘Siklusnya Telah Berakhir’

×

Dominasi Manchester City Diprediksi Memudar, Perry Groves: ‘Siklusnya Telah Berakhir’

Sebarkan artikel ini
Dominasi Manchester City Diprediksi Memudar, Perry Groves 'Siklusnya Telah Berakhir'
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Manchester City mungkin masih menjadi raksasa Premier League dengan enam gelar dalam delapan tahun terakhir, tetapi sinyal kemunduran mulai terlihat. Pendapat itu datang dari mantan pemain Arsenal, Perry Groves, yang menilai pasukan Pep Guardiola tak lagi menakutkan seperti beberapa musim sebelumnya.

Sejak kedatangan Guardiola pada 2016, City menjelma menjadi kekuatan dominan. Klub asal Manchester itu meraih 18 trofi, termasuk enam gelar liga, satu Liga Champions, dua Piala FA, empat Piala Liga, tiga Community Shield, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Namun, menurut Groves, era emas itu kini mendekati akhir.

Iklan

“Sepak bola itu siklus. Saya rasa ini akhir dari siklus Manchester City,” ujar Groves kepada talkSPORT. Ia menyoroti kekalahan terbaru City di Etihad Stadium, di mana mereka tumbang 0-2 dari Tottenham Hotspur. Hasil itu menjadi kekalahan ke-10 Guardiola dari Spurs selama melatih The Citizens.

Groves melihat ada perubahan besar di dalam skuad. “Kalau melihat tim yang diturunkan kemarin, rata-rata usianya 24 tahun. Mereka kehilangan aura. Tak ada lagi kehadiran seperti Walker, De Bruyne, Bernardo Silva, Rodri, hingga Mahrez. Tim ini dalam masa transisi dan tak lagi punya daya gentar,” lanjutnya.

Baca Juga:  Manchester United Incar Matheus Cunha, Ruben Amorim Pilih Bungkam

Groves juga menyebut atmosfer di Etihad tidak lagi sama. “Biasanya, tim tamu hanya punya satu atau dua peluang untuk mencuri angka. Sekarang, lawan justru percaya diri bisa menantang City di kandang mereka sendiri. Itu pertanda City bukan lagi City yang dulu,” tegasnya.

Namun, pendapat berbeda disampaikan eks gelandang Liverpool, Charlie Adam. Menurutnya, City masih dalam proses beradaptasi dengan wajah baru di lini tengah. “Saya melihat mereka masih mencari ritme. Rodri absen, Bernardo Silva tidak dimainkan sejak awal, Foden juga sama. Sedangkan di lini tengah ada Reijnders, Nico Gonzalez, dan Rayan Cherki yang minim pengalaman Premier League,” kata Adam.

Adam menambahkan, Tottenham lebih siap secara pengalaman. “Tottenham punya Bentancur, Paulinha, dan Sarr yang sudah kenyang pengalaman liga. Jadi, wajar kalau City masih terlihat belum klik. Tapi, ketika pemain kunci seperti Foden, Silva, dan Rodri kembali, itu akan sangat membantu. Saya juga yakin mereka masih akan bergerak di bursa transfer,” ujarnya.

Baca Juga:  Marcus Rashford Isyaratkan Hengkang dari MU, Situasi Memanas di Ruang Ganti

Manchester City akan mencoba bangkit akhir pekan depan saat bertandang ke markas Brighton, laga terakhir sebelum jeda internasional September. Namun, catatan mereka di Amex Stadium tak terlalu meyakinkan. Musim lalu, City kalah di markas Brighton dan hanya bermain imbang di Etihad.

Jika kembali gagal meraih tiga poin, bukan hanya perburuan gelar yang terancam, tetapi City bisa menghadapi tekanan lebih besar: ancaman keluar dari empat besar Premier League. (***)

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...