Bayern Munchen resmi memperkenalkan Luis Diaz sebagai rekrutan anyar mereka untuk musim 2025/2026. Winger asal Kolombia itu digaet dari Liverpool dengan mahar fantastis sebesar 75 juta euro atau sekitar Rp1,3 triliun.
Transfer ini menjadikan Diaz sebagai pemain ketiga yang didatangkan Die Roten pada jendela transfer musim panas ini, menyusul dua pemain asal Jerman, Tom Bischof dari TSG Hoffenheim II dan Jonathan Tah dari Bayer Leverkusen. Ketiganya diharapkan dapat meningkatkan performa Bayern baik di Bundesliga maupun kompetisi Eropa.
Luis Diaz menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan opsi perpanjangan, dan akan bekerja di bawah asuhan manajer anyar Bayern, Vincent Kompany, legenda Manchester City yang kini membawa filosofi baru di Allianz Arena.
Namun, bergabungnya Diaz ke Bayern juga berarti menghadapi tantangan baru, termasuk penyesuaian terhadap budaya disiplin ketat ala Kompany. Menurut laporan Daily Mail, tidak ada sistem denda untuk pemain yang terlambat. Sebaliknya, semua pemain wajib tetap berada di tempat latihan selama Kompany masih berada di lokasi.
Hal ini tentu berbeda dengan pengalaman Diaz di Liverpool di bawah Arne Slot yang menerapkan sanksi denda bagi keterlambatan. Di Bayern, pemain juga mengetahui keterlibatan mereka di pertandingan melalui grup WhatsApp internal tim. Jika tidak terpilih, Kompany akan langsung menghubungi pemain yang bersangkutan secara pribadi.
Diaz juga akan menerima mobil baru, sesuai kebijakan klub, sebagai bagian dari aturan yang wajib dipatuhi seluruh skuad Bayern. Kompany sendiri lebih memilih untuk memberikan kritik secara tertutup dan tidak mempermalukan pemain di depan umum, demi menjaga semangat tim.
Salah satu contoh pendekatannya terjadi saat Harry Kane dipilih melakukan track back di menit-menit akhir dalam kemenangan 9-2 atas Dinamo Zagreb. Kompany memutar ulang momen itu dalam sesi evaluasi tim untuk menanamkan mentalitas juara.
Meski kariernya sempat disorot usai Burnley terdegradasi dari Premier League, Kompany berhasil membawa Bayern menjuarai Bundesliga musim lalu hanya dengan dua kekalahan. Namun di Liga Champions, mereka harus tersingkir di perempat final oleh Inter Milan dengan agregat 4-3.
Bayern juga tampil solid di ajang lain, meski harus menerima kekalahan dari PSG di Piala Dunia Antarklub. Kini, dengan kedatangan Diaz dan amunisi baru lainnya, Kompany menatap musim depan dengan penuh harapan.
Bagi Diaz, inilah awal petualangan baru di tanah Bavaria. Dengan sistem dan atmosfer berbeda dari Premier League, ekspektasi besar kini menantinya untuk bisa bersinar bersama raksasa Jerman tersebut. (***)












