Manchester United akhirnya menuntaskan perekrutan kiper Senne Lammens dari Antwerp pada hari terakhir bursa transfer, menutup spekulasi singkat terkait minat mereka pada kiper Aston Villa, Emiliano Martinez. Keputusan ini sekaligus mengakhiri saga transfer yang sempat mengganggu fokus Martinez di Villa Park.
Pelatih Aston Villa, Unai Emery, sebelumnya mencoret Martinez dari skuad saat menghadapi Crystal Palace di Premier League pada Minggu malam. Ia mengakui sang kiper tidak dalam kondisi fokus akibat rumor ketertarikan MU.
Kini, Martinez yang menjadi pemenang Piala Dunia 2022 bersama Argentina menghadapi situasi serba tak pasti. Jendela transfer Premier League sudah ditutup, namun pintu kepindahan masih terbuka karena bursa Arab Saudi dan Turki masih berjalan. Meski demikian, ada pula kemungkinan realistis bagi Martinez untuk tetap bertahan di Villa Park.
Emery dan Prinsip Komitmen Pemain
Dalam wawancara pada 2024, Unai Emery pernah menegaskan prinsipnya terkait pemain yang ingin hengkang. Ia mencontohkan kasus Moussa Diaby, yang dilepas meski bukan keinginan klub.
“Ada tawaran yang sangat baik dan dia ingin menerimanya. Kami membuka pintu karena ketika pemain menyampaikan hal itu, kami tak akan menolak,” kata Emery ketika itu.
Namun, Emery juga menunjukkan konsistensinya soal pentingnya komitmen pemain terhadap proyek klub. Saat Ollie Watkins dikaitkan dengan Arsenal Januari lalu, Emery menegaskan sikap berbeda.
“Saya tidak ingin melepas pemain. Kami ingin mempertahankan tujuan olahraga melalui pemain yang ada di skuad,” tegasnya.
Pernyataan serupa ia sampaikan ketika nama Jhon Duran masuk radar klub lain. Emery menekankan bahwa struktur tim harus dijaga agar performa tetap konsisten di level tinggi.
Watkins Jadi Contoh Kesetiaan
Komitmen Watkins bertahan di Villa menjadi contoh ideal yang dihargai Emery. Ia memuji loyalitas dan dedikasi sang striker.
“Komitmen Ollie Watkins bersama kami sangat besar. Ia sangat menghargai bagaimana Aston Villa selalu mendukungnya, membantu, dan bagaimana kami bekerja bersamanya sejak dua tahun lalu. Beberapa pemain memilih pergi, beberapa memilih bertahan dan berkomitmen dengan tantangan kami. Ollie Watkins salah satunya,” ujar Emery.
Kisah Watkins ini bisa menjadi pelajaran penting bagi Martinez. Meski Emery sempat menunjukkan frustrasi dengan sikap sang kiper akhir pekan lalu, peluang untuk memperbaiki hubungan masih terbuka. Selama Martinez mau mengambil langkah pertama menunjukkan komitmen, hubungan profesional itu bisa kembali harmonis.
Masa Depan Martinez di Persimpangan
Dengan kedatangan Lammens di Old Trafford, kans Martinez bergabung dengan MU resmi sirna. Kini, dua jalan terbuka bagi kiper asal Argentina itu: melanjutkan karier ke luar Premier League dengan memanfaatkan bursa di Arab Saudi atau Turki, atau tetap bertahan di Villa Park dan membuktikan komitmennya.
Apapun keputusan Martinez, jelas bahwa Emery hanya ingin pemain yang sepenuhnya berdedikasi pada proyek Aston Villa. Pertanyaannya, apakah Martinez siap mengikuti jejak Watkins dengan bertahan dan menunjukkan kesetiaan, atau memilih jalan baru di luar Inggris? (***)












