Manchester United dilaporkan menunjukkan ambisi besar dalam upaya mendatangkan bek sayap milik Borussia Dortmund, Julian Ryerson, pada bursa transfer mendatang. Klub berjuluk Setan Merah itu bahkan disebut siap melipatgandakan gaji sang pemain hingga tiga kali lipat demi membawanya ke Old Trafford.
Namun, langkah United dipastikan tidak akan mudah. Mereka harus bersaing dengan klub peserta Liga Champions yang juga menaruh minat pada bek kanan Timnas Norwegia tersebut.
Atmosfer Positif di Era Michael Carrick
Sejak Michael Carrick mengambil alih kursi pelatih kepala menggantikan Ruben Amorim pada awal Januari, suasana internal Manchester United disebut mengalami perbaikan signifikan.
Performa di lapangan pun menunjukkan tren positif. Dalam empat pertandingan terakhir Liga Inggris, United meraih tiga kemenangan penting atas Manchester City, Arsenal, dan Fulham, serta mencatatkan satu hasil imbang melawan West Ham United.
Kontribusi para rekrutan musim panas turut memberi dampak instan. Senne Lammens tampil solid di bawah mistar, sementara Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha menjadi motor produktivitas tim. Dua nama terakhir telah menyumbangkan total 16 gol, membantu United kini bertengger di peringkat keempat klasemen dengan 12 laga tersisa.
Meski demikian, arah kebijakan klub masih menyisakan tanda tanya. Kontrak Carrick hanya berlaku hingga akhir musim ini. Jika manajemen memutuskan menunjuk pelatih baru, strategi transfer bisa saja berubah secara signifikan.
Ryerson Masuk Radar, Harga Tembus 35 Juta Paun
Di tengah ketidakpastian tersebut, nama Julian Ryerson terus dikaitkan dengan kepindahan ke Premier League. Bek berusia 28 tahun itu dinilai memiliki fleksibilitas tinggi. Selain beroperasi sebagai bek kanan, ia juga mampu bermain lebih ofensif sebagai wing-back.
Di bawah arahan pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, Ryerson kerap dimainkan sebagai wing-back kanan dan menunjukkan kontribusi menyerang yang impresif. Musim ini ia mencatatkan 13 assist dari 29 penampilan di semua kompetisi.
Ryerson masih terikat kontrak hingga Juni 2028. Laporan TeamTalk menyebut Dortmund membanderolnya di kisaran 30 hingga 35 juta paun. Meski pihak klub secara resmi menyatakan sang pemain tidak untuk dijual, sumber internal mengindikasikan bahwa Ryerson secara pribadi terbuka terhadap tantangan baru di Premier League.
Menurut data Capology, saat ini Ryerson menerima bayaran sekitar 83 ribu paun per pekan. Tawaran kenaikan gaji hingga tiga kali lipat diyakini menjadi faktor penting yang dapat mempercepat negosiasi menjelang akhir musim.
Newcastle United Ikut Mengintai
Ketertarikan terhadap Ryerson tidak hanya datang dari Manchester United. Laporan Sports Boom menyebut Newcastle United juga memasukkan namanya dalam daftar target utama.
The Magpies tengah mencari suksesor Kieran Trippier yang akan berusia 36 tahun pada September mendatang dan memasuki musim terakhir kontraknya. Kehadiran Ryerson dinilai dapat menjadi solusi jangka menengah yang ideal bagi lini pertahanan Newcastle.
Jika bergabung dengan Manchester United, Ryerson akan menghadapi persaingan ketat dengan Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui untuk memperebutkan satu tempat di starting XI.
Dengan performa yang tengah menanjak serta posisi di empat besar, United memiliki daya tarik tersendiri. Namun, keputusan akhir akan sangat dipengaruhi oleh arah kebijakan manajemen dan kepastian kursi pelatih untuk musim depan.
Bursa transfer musim panas diprediksi akan menjadi penentu, apakah ambisi United benar-benar mampu mengungguli para pesaing dalam perburuan tanda tangan Julian Ryerson. (***)


