Scroll untuk baca artikel
Wisata

Kisah di Balik Pura Puncak Penulisan di Kintamani Bali

×

Kisah di Balik Pura Puncak Penulisan di Kintamani Bali

Sebarkan artikel ini
Kisah di Balik Pura Puncak Penulisan di Kintamani Bali
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Bali memang nggak pernah kehabisan kejutan. Tapi pernah dengar soal Pura Puncak Penulisan? Tempat ini bukan sekadar tempat sembahyang biasa. Lokasinya ada di daerah Kintamani, di atas bukit tinggi dengan udara super sejuk dan pemandangan yang luar biasa. Banyak orang ke sini karena penasaran, tapi nggak semua tahu kisah yang tersembunyi di baliknya.

“Pura ini menyimpan jejak sejarah kerajaan Bali kuno dan dipercaya sebagai tempat pemujaan para dewa dan leluhur,” ujar Dr. I Made Sudarsana, arkeolog dari Universitas Udayana.

Iklan

Sejarah Singkat yang Bikin Merinding

Jejak Zaman Megalitikum

Pura Puncak Penulisan diyakini sebagai salah satu tempat pemujaan tertua di Bali. Konon, tempat ini sudah digunakan sejak zaman prasejarah. Di area pura, kamu bisa menemukan arca-arca kuno, batu tegak, dan peninggalan megalitik yang usianya ribuan tahun. Rasanya seperti berjalan di antara dua dunia: masa lalu dan masa kini.

Pusat Spiritual Kerajaan Bali

Pada masa kerajaan-kerajaan Bali kuno, pura ini menjadi tempat suci untuk ritual penting. Para raja bahkan datang langsung ke sini untuk melakukan persembahan dan meminta petunjuk dari leluhur. Maka nggak heran, auranya terasa begitu kuat.

Keunikan Arsitektur dan Nuansa Mistis

Dibangun Bertingkat Seperti Tangga Menuju Langit

Pura ini dibangun di lereng gunung dengan sistem teras bertingkat. Setiap tingkatnya punya fungsi spiritual yang berbeda. Pengunjung harus menaiki lebih dari 300 anak tangga sebelum sampai di puncak. Tapi capeknya langsung terbayar saat melihat keindahan alam sekeliling dan suasana yang begitu damai.

Patung dan Arca Kuno

Beberapa arca yang ada di pura ini menggambarkan dewa-dewi Hindu serta tokoh-tokoh dari masa lampau. Uniknya, bentuknya masih sangat asli dan belum banyak mengalami restorasi.

“Kehadiran arca kuno ini membuktikan pentingnya Pura Puncak Penulisan sebagai salah satu pusat spiritual Nusantara sejak lama,” jelas Prof. Nyoman Raka, dosen Sejarah dan Budaya Bali.

Tempat Wisata Sekaligus Pemujaan

Paduan antara Wisata dan Spiritualitas

Buat kamu yang suka tempat wisata dengan vibe berbeda, tempat ini cocok banget. Di sini, kamu bisa menikmati keindahan alam, belajar sejarah, sekaligus menyelami spiritualitas khas Bali.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Kalau mau datang, sebaiknya pagi hari. Udara masih segar, kabut tipis menyelimuti bukit, dan suasananya tenang. Sempurna buat refleksi diri atau sekadar menjauh dari hiruk-pikuk kota.

Mitos dan Cerita Rakyat yang Mengiringi

Konon Dijaga oleh Makhluk Halus

Beberapa warga sekitar percaya bahwa Pura Puncak Penulisan dijaga oleh roh-roh leluhur. Pengunjung yang datang dengan niat buruk konon akan mengalami hal-hal aneh, mulai dari kesasar hingga pingsan.

Ritual Khusus Setiap Purnama

Setiap bulan purnama, pura ini ramai oleh umat Hindu yang datang dari berbagai daerah. Mereka membawa sesajen dan doa-doa, berharap mendapatkan berkah dan petunjuk hidup.

Cara Menuju Pura Puncak Penulisan

Rute Perjalanan

Pura ini terletak di Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Dari Denpasar, perjalanan bisa ditempuh sekitar 2,5 jam lewat jalur Gianyar – Kintamani. Jalannya cukup menanjak, tapi bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Biaya Masuk dan Etika Berkunjung

Tidak ada tarif masuk tetap, namun pengunjung biasanya memberikan donasi sukarela. Jangan lupa pakai pakaian sopan, atau kamu bisa menyewa kain di lokasi.

Apa yang Bisa Kamu Lakukan di Sini?

1. Meditasi dan Yoga

Tempat ini tenang banget. Banyak pengunjung lokal maupun mancanegara datang ke sini untuk meditasi atau yoga karena auranya yang menenangkan.

2. Fotografi Budaya

Setiap sudut pura ini estetik. Cocok untuk kamu yang suka fotografi dengan nuansa budaya dan spiritual.

3. Belajar Sejarah

Dengan peninggalan arkeologi yang lengkap, tempat ini seperti museum terbuka. Kamu bisa belajar langsung soal budaya Bali dari masa ke masa.

Tips Khusus Buat Kamu

  • Jangan datang sendirian, apalagi kalau kamu belum familiar dengan tempat spiritual seperti ini.
  • Bawa air minum dan alas kaki yang nyaman, karena anak tangganya cukup banyak.
  • Hargai ketenangan. Hindari suara keras atau perilaku yang tidak pantas.

Testimoni dari Pengunjung

“Saya ke sini karena penasaran, tapi pulangnya malah merasa lebih tenang dan adem. Rasanya kayak diberi energi baru,” kata Wulan, traveler asal Jakarta.

“Arsitektur dan view-nya luar biasa. Tapi yang paling berkesan adalah aura spiritualnya. Nggak semua tempat punya itu,” ucap Thomas, turis dari Jerman.

Penutup

Pura Puncak Penulisan bukan cuma tempat wisata. Ia adalah saksi bisu perjalanan spiritual masyarakat Bali sejak ribuan tahun lalu. Dengan segala keunikan, aura mistis, dan nilai sejarahnya, tempat ini layak kamu kunjungi minimal sekali seumur hidup.

Disclaimer

Artikel ini ditulis sebagai panduan umum tentang Pura Puncak Penulisan. Informasi dapat berubah sesuai dengan kebijakan lokal atau adat istiadat. Untuk info lebih detail, sebaiknya hubungi pihak desa atau pengelola resmi pura sebelum berkunjung.

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...