Persijap Jepara bakal menghadapi tantangan berat saat menjamu Arema FC pada pekan keempat BRI Super League 2025/2026. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Sabtu (30/8/2025) pukul 15.30 WIB ini diprediksi akan berlangsung sengit. Laskar Kalinyamat masih dibayangi luka lama ketika bersua Singo Edan lebih dari satu dekade lalu.
Luka Lama yang Masih Membekas
Pertemuan terakhir antara Persijap dan Arema terjadi pada Indonesian Super League (ISL) 2014. Kala itu, Persijap menelan dua kekalahan telak. Di kandang sendiri, mereka harus menelan pil pahit setelah dihajar 0-8 oleh Arema Chronus. Saat bertandang ke Malang, skuad yang kala itu ditangani Raja Isa juga kalah 1-4. Rekor inilah yang kini menjadi bayang-bayang menjelang pertemuan terbaru kedua tim.
Meski kondisi sudah banyak berubah, catatan buruk itu tetap menjadi peringatan bagi Persijap. Anak asuh Mario Lemos harus berhati-hati agar tidak mengulang nasib serupa. Modal positif harus dioptimalkan untuk bisa menahan gempuran Arema yang tengah dalam tren bagus.
Modal Kemenangan Dramatis
Persijap Jepara sebenarnya punya alasan untuk percaya diri. Pada laga kandang sebelumnya melawan Persib Bandung di pekan kedua, Laskar Kalinyamat berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1. Hasil itu menjadi bukti bahwa tim asal Jepara punya daya juang tinggi, terutama di hadapan ribuan suporter setianya.
Dengan dukungan penuh publik GBK, semangat dan kerja keras yang diperlihatkan saat menumbangkan Persib diharapkan kembali muncul ketika menghadapi Singo Edan. Mario Lemos diyakini bakal menekankan pentingnya konsentrasi dan keberanian kepada para pemainnya.
Arema FC dalam Performa Mengesankan
Di sisi lain, Arema FC datang dengan modal kuat. Skuad besutan Marquinhos Santos sudah mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan awal musim ini. Catatan tersebut menempatkan mereka di papan atas klasemen sementara BRI Super League 2025/2026.
Produktivitas gol menjadi salah satu senjata utama Singo Edan. Dengan tujuh gol dari tiga laga, Arema menjadi tim paling subur kedua setelah Persija Jakarta. Performa menawan itu tak lepas dari kontribusi striker asal Brasil, Dalberto Luan Belo.
Dalberto tampil konsisten dengan torehan enam gol. Ia membuka musim dengan hattrick ke gawang PSBS Biak, lalu menambah koleksi satu gol saat melawan PSIM Yogyakarta, serta brace ketika berhadapan dengan Bhayangkara FC. Ketajamannya jelas akan menjadi ancaman terbesar bagi lini belakang Persijap.
Duel Menarik Menanti
Pertandingan ini dipastikan menyajikan duel menarik. Persijap berusaha menghapus trauma lama sekaligus menjaga tren positif di kandang, sementara Arema ingin melanjutkan start apiknya dengan kemenangan tandang.
Laskar Kalinyamat akan mengandalkan semangat juang dan dukungan publik Jepara, sedangkan Singo Edan bertumpu pada ketajaman Dalberto dan kolektivitas tim. Apapun hasilnya, laga Persijap Jepara kontra Arema FC dipastikan menjadi salah satu tontonan yang paling dinanti pada pekan keempat BRI Super League 2025/2026. (***)


