Politik
Prabowo Panggil Pimpinan Parpol ke Istana di Tengah Aksi Demonstrasi Nasional
R
Redaksi RusdiMedia
· 2 menit baca

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pimpinan partai politik (parpol) ke Istana Negara, Jakarta, pada Minggu (31/8) siang. Pemanggilan ini dilakukan di tengah maraknya aksi demonstrasi yang masih berlangsung di berbagai kota Indonesia, buntut dari tuntutan pembatalan tunjangan rumah DPR.
Pantauan di lokasi, beberapa pimpinan parpol telah tiba di kompleks Istana Kepresidenan. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, diketahui hadir pada pukul 12.11 WIB. Saat dimintai keterangan, Muzani mengaku tidak mengetahui siapa saja yang dipanggil Presiden, namun menegaskan dirinya hadir untuk memenuhi undangan resmi dari Prabowo Subianto. Hal senada diungkapkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar. Politikus yang akrab disapa Cak Imin itu menyebut pertemuan dengan Presiden akan dilanjutkan dengan rapat kabinet. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyusul gelombang unjuk rasa yang masih terjadi. "Tentu saja ini menjadi momentum untuk kita semua melakukan evaluasi, sekaligus mereformasi diri masing-masing. Semua lembaga saya kira, baik legislatif maupun eksekutif, untuk benar-benar memahami tuntutan aspirasi itu. Aspirasi untuk menunjukkan solidaritas," ujar Muhaimin di Istana Negara. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menunda kehadirannya dalam undangan resmi pemerintah China. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, melalui keterangan resmi terkait agenda luar negeri Presiden pada September 2025. Menurut Prasetyo, salah satu pertimbangan utama adalah adanya beberapa agenda internasional yang bersamaan, termasuk Sidang Tahunan PBB di New York. Presiden Prabowo ingin menimbang prioritas kehadiran dalam forum global yang lebih strategis. Selain itu, dinamika dalam negeri menjadi perhatian serius. Prabowo menilai perlu memimpin langsung upaya penyelesaian situasi domestik yang berkembang, sebelum melakukan kunjungan ke luar negeri. Keputusan tersebut menegaskan fokus pemerintah pada stabilitas nasional sekaligus tetap menjaga hubungan diplomatik dengan mitra internasional. Sebagai informasi, Prabowo menjadi salah satu dari 26 kepala negara dan pemerintahan yang diundang Presiden China Xi Jinping untuk menghadiri parade militer di Beijing pada 3 September 2025. (***)R
Ditulis oleh
Redaksi RusdiMediaRedaksi RusdiMedia menyusun dan menyunting seluruh artikel di situs ini. Sebagian artikel disusun dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan untuk merangkum informasi dari sumber pemberitaan tepercaya, dan setiap artikel ditinjau oleh redaksi manusia sebelum diterbitkan. Selengkapnya di halaman Metodologi & Kebijakan Redaksi.
Lihat semua artikel oleh Redaksi RusdiMedia→Baca Juga

Politik
Hampir 29 Tahun Menikah, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Berpisah
7 Januari 2026
Politik
PDIP Tegas Tolak Kehadiran Tim Senam Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik
9 Oktober 2025Politik
Politik
Massa Demo Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Dibubarkan Setelah Audiensi DPRD
19 September 2025
Politik
NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI
31 Agustus 2025Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
