― Advertisement ―

The 1958 Serukan Aksi Protes, Kemarahan Suporter MU Memuncak

Kemarahan suporter Manchester United kembali mencapai titik didih. Kelompok pendukung berpengaruh, The 1958, menyerukan aksi protes terbuka terhadap kepemilikan klub yang mereka nilai telah...
BerandaBeritaOlahragaRuben Amorim Targetkan 20 Tahun di MU, Optimistis Bangkit Meski Musim Debut...

Ruben Amorim Targetkan 20 Tahun di MU, Optimistis Bangkit Meski Musim Debut Buruk

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menyatakan tekad jangka panjangnya untuk membawa Setan Merah kembali ke puncak kejayaan. Meski musim perdananya bersama MU berakhir jauh dari harapan, Amorim optimistis mampu membalikkan keadaan dan bahkan menargetkan masa bakti selama dua dekade di Old Trafford, seperti yang dilakukan legenda klub, Sir Alex Ferguson.

“Saya ingin bertahan selama 20 tahun. Itu target saya, dan saya sungguh meyakininya,” ujar Amorim menjelang bergulirnya musim baru Premier League. “Saya tahu akan ada momen-momen di mana saya beruntung. Tapi, yang utama adalah saya ingin tinggal lama di sini.”

Amorim resmi ditunjuk sebagai manajer Manchester United pada November tahun lalu, menggantikan pelatih sebelumnya setelah hengkang dari Sporting CP. Namun, musim debutnya di Liga Inggris berakhir pahit. United hanya mampu finis di posisi ke-15 klasemen akhir Premier League dan gagal lolos ke kompetisi Eropa.

Kekalahan 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa menjadi penutup yang menyakitkan bagi kampanye 2024/25 MU. Kendati demikian, pelatih asal Portugal itu menolak untuk menyerah.

Baca Juga:  Manchester United dan Newcastle Berebut Benjamin Sesko, RB Leipzig Tolak Tawaran £70 Juta

“Musim lalu, saya mungkin sudah menggunakan seluruh kredit saya. Tapi, saya siap untuk memulai dari awal lagi,” tambah Amorim dengan nada penuh tekad.

Salah satu titik lemah MU musim lalu adalah ketajaman di lini depan. Total 44 gol yang dicetak menjadi catatan terburuk kelima di liga, bahkan lebih rendah dari Everton dan tiga tim yang terdegradasi. Amorim pun bergerak cepat melakukan perombakan besar di sektor ofensif.

Matheus Cunha yang direkrut dari Wolverhampton Wanderers disiapkan untuk mengisi peran gelandang serang kiri. Sementara Bryan Mbeumo resmi didatangkan dari Brentford dengan nilai transfer mencapai 70 juta paun dan diproyeksikan sebagai starter di sisi kanan.

Sejumlah nama lama harus angkat kaki. Marcus Rashford dipinjamkan ke Barcelona, sementara Alejandro Garnacho diminta mencari klub baru. Dua pemain sayap yang sebelumnya dibekukan, Jadon Sancho dan Antony, juga masuk daftar jual.

Di lini depan, Manchester United kini mengincar penyerang muda berbakat Benjamin Sesko dan striker Aston Villa, Ollie Watkins, untuk memperkuat daya dobrak tim.

Baca Juga:  The 1958 Serukan Aksi Protes, Kemarahan Suporter MU Memuncak

Perombakan juga merambah posisi penjaga gawang, meski Amorim masih memberi kepercayaan pada stok kiper yang ada. Nama-nama seperti Gianluigi Donnarumma (PSG) dan Emiliano Martinez (Aston Villa) memang dikaitkan dengan MU, namun belum ada keputusan final.

“Kami memang selalu mencari cara untuk memperkuat tim, dan ada beberapa karakteristik yang kami inginkan. Tapi, semua itu tergantung pasar dan penjualan pemain,” jelas Amorim.

“Kiper-kiper kami? Tom (Heaton) tampil solid, Altay (Bayindir) menunjukkan kemajuan, dan Andre (Onana) juga akan lebih baik. Mereka semua meningkat musim ini,” imbuhnya.

MU akan memulai musim 2025/26 dengan laga kandang menghadapi Arsenal di Old Trafford, Minggu (17/8/2025). Pertandingan ini akan menjadi momen penting bagi Amorim dalam usahanya membangun ulang kepercayaan publik dan membawa klub kembali ke jalur kemenangan.

Tekad besar dan rencana jangka panjang Amorim menjadi sinyal bahwa era baru di Old Trafford tengah dibangun. Kini tinggal menunggu waktu, apakah pelatih berusia 40 tahun itu mampu mengembalikan Manchester United ke habitatnya di papan atas sepak bola Eropa. (***)

Baca Juga:  Wayne Rooney Ungkap Dua Rekan Setim Terbaik Selama Membela Manchester United