Wayne Rooney, legenda Manchester United, baru-baru ini mengungkap dua nama yang paling berkesan dalam perjalanan panjangnya bersama Setan Merah. Meski sempat bermain dengan banyak bintang dunia selama lebih dari satu dekade di Old Trafford, Rooney secara khusus menyebut Paul Scholes dan Cristiano Ronaldo sebagai rekan terbaiknya.
Rooney, yang direkrut MU dari Everton pada 2004 dalam usia 18 tahun, menjadi ikon lini depan klub hingga 2017. Dalam kurun waktu 13 tahun pengabdiannya, ia mencetak 253 gol dari 559 penampilan — catatan yang masih menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Manchester United.
Selain itu, ia tercatat sebagai satu dari hanya enam pemain yang pernah tampil lebih dari 500 kali bersama klub. Di bawah asuhan Sir Alex Ferguson, Rooney mempersembahkan lima gelar Premier League, satu Liga Champions, dan sejumlah trofi lainnya.
Menjelang laga testimonial pada 2016, Rooney mendapat pertanyaan dari para penggemar mengenai momen terbaiknya bersama Manchester United, termasuk siapa rekan setim paling berkesan. Meskipun sejumlah nama seperti Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, hingga Michael Carrick sempat disebut, Rooney dengan tegas menempatkan Scholes dan Ronaldo di urutan teratas.
“Ada dua pemain yang benar-benar menonjol bagi saya, Paul Scholes dan Cristiano Ronaldo,” ujar Rooney kala itu.
Menurutnya, Paul Scholes adalah sosok gelandang jenius yang mampu mendikte tempo permainan. “Kemampuannya mengumpan, visinya, dan cara dia mengendalikan pertandingan sungguh luar biasa,” kata Rooney.
Scholes, yang dijuluki “Ginger Prince”, memang dikenal sebagai otak permainan MU. Meski tak menonjol secara fisik, kecerdasannya membaca permainan membuatnya dihormati rekan maupun lawan. Rooney dan Scholes bermain bersama dalam 242 laga.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo — yang saat ini masih aktif bermain di usia 40 tahun — menjadi bagian penting dari awal karier Rooney di MU. Keduanya menjadi duet mematikan yang membantu MU menjuarai Liga Champions 2008.
“Cristiano adalah pemain spesial. Dia telah menjadi salah satu yang terbaik di dunia dan kerja kerasnya sungguh luar biasa,” ungkap Rooney.
Meski hubungan Ronaldo dengan MU sempat merenggang di masa-masa akhir periode keduanya, sang megabintang asal Portugal tetap dikenang sebagai legenda klub. Momen-momen awal Ronaldo di Manchester United pun masih melekat di ingatan publik, seperti ketika ia membuat bek John O’Shea kewalahan dalam sesi latihan pada 2003.
“Sisanya adalah sejarah,” tutup Rooney, merujuk pada perjalanan panjang penuh pencapaian bersama dua sosok yang ia anggap paling istimewa sepanjang kariernya di Old Trafford. (***)


