Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Oliver Glasner Buka Suara soal Rumor ke Manchester United, Tegaskan Fokus di Crystal Palace

×

Oliver Glasner Buka Suara soal Rumor ke Manchester United, Tegaskan Fokus di Crystal Palace

Sebarkan artikel ini
Oliver Glasner Buka Suara soal Rumor ke Manchester United, Tegaskan Fokus di Crystal Palace
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, akhirnya menanggapi rumor yang mengaitkannya dengan Manchester United (MU). Pelatih asal Austria itu mengaku mengetahui kabar tersebut, namun menegaskan tetap fokus menjalankan tugas di Selhurst Park.

Glasner menjadi sorotan setelah membawa Palace tampil impresif dalam beberapa bulan terakhir. Puncaknya terjadi saat The Eagles menumbangkan Liverpool 2-1 di Liga Inggris pada Sabtu (27/9/2025). Hasil itu memperpanjang rekor tak terkalahkan Palace menjadi 18 laga beruntun di semua kompetisi, menyamai catatan terpanjang dalam sejarah klub sejak 1969.

Iklan

Tidak hanya itu, Glasner sukses mengakhiri penantian panjang Crystal Palace selama 164 tahun untuk meraih trofi besar. Ia membawa Palace menumbangkan Manchester City di final Piala FA, lalu menambah koleksi gelar dengan kemenangan atas Liverpool di ajang Community Shield tiga bulan kemudian.

MU Terpuruk, Glasner Jadi Incaran

Sementara Palace menikmati masa keemasan, kondisi Manchester United justru berbanding terbalik. Manajer Ruben Amorim gagal mempersembahkan trofi setelah kalah di final Liga Europa, sekaligus mencatatkan posisi terburuk sepanjang sejarah klub di Premier League. Saat ini, MU terdampar di peringkat ke-14, jauh di bawah Palace yang kokoh di tiga besar klasemen.

Baca Juga:  Manchester United Dipermalukan Grimsby, Amorim di Ujung Tanduk

Situasi itu memunculkan spekulasi bahwa Glasner akan menjadi calon pengganti Amorim di Old Trafford. Namun, pelatih berusia 51 tahun itu memilih merespons dengan santai.

“Saya mengikuti semua rumor dan itu semua hanyalah rumor,” kata Glasner kepada Kicker, seperti dikutip dari Sport Illustrated.

“Saya tetap fokus pada pekerjaan sehari-hari bersama para pemain dan staf saya, dan berusaha menikmatinya sebisa mungkin,” imbuhnya.

Konsistensi dan Kualitas Pemain

Glasner menegaskan dirinya tidak mau terlalu percaya diri meski kerap disebut sebagai kandidat ideal untuk MU. Ia menyebut kesuksesan Palace lahir dari kombinasi konsistensi dan kualitas skuad.

“Saya percaya konsistensi adalah kunci kesuksesan. Namun, Anda juga membutuhkan pemain yang sangat bagus, dan beruntungnya kami memilikinya,” ujarnya.

Fakta menariknya, nilai skuad Manchester United jauh lebih mahal dibanding Palace. MU menghabiskan €1,071 miliar (Rp20,9 triliun) untuk membangun tim, sedangkan Palace hanya bernilai €337 juta (Rp6,59 miliar). Namun, perbedaan besar itu tidak tercermin di lapangan.

“Kami tidak memikirkan posisi akhir,” tambah Glasner. “Saya realistis. Musim lalu kami punya awal yang buruk, tetapi akhirnya mencatat rekor poin tertinggi dalam sejarah klub.”

Baca Juga:  Real Madrid Masih Bidik Transfer Besar, Incar Ibrahima Konaté dari Liverpool

Fokus pada Premier League

Dengan performa yang kontras antara Palace dan MU, Glasner tetap menjadi pusat perhatian. Namun, ia kembali menegaskan fokus utamanya adalah menjaga konsistensi The Eagles di papan atas Liga Inggris.

“Bagi saya, yang terpenting adalah terus membantu tim ini berkembang. Semua hal lain di luar itu hanya spekulasi,” tegas Glasner. (***)

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...