― Advertisement ―

Pemain-Pemain Bersinar Warnai Pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026

Sejumlah pemain berhasil mengukir penampilan yang menonjol sepanjang pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Mereka menjadi kunci penting di balik kemenangan impresif timnya masing-masing,...
BerandaBeritaOlahragaPersebaya Kehilangan Tiga Pilar Andalan Jelang Laga Kontra PSM Makassar

Persebaya Kehilangan Tiga Pilar Andalan Jelang Laga Kontra PSM Makassar

Persebaya Surabaya dipastikan tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh saat bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan keempat BRI Super League 2025/2026. Duel penting ini bakal digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (31/8/2025).

Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, mengonfirmasi bahwa dua pemain mudanya, Toni Firmansyah dan Mikael Tata, harus absen lantaran mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia U-23. Keduanya masuk dalam skuad Garuda Muda yang akan tampil pada babak Kualifikasi Piala AFC U-23 2025 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada 3-9 September 2025.

“Kita tahu, Toni dan Tata mendapat panggilan ke tim nasional. Dan tentu saja, kita harus menerima kesempatan dari federasi,” ujar Perez.

Laga Krusial Tanpa Pilar Utama

Pertandingan kontra PSM Makassar sejatinya menjadi ujian penting bagi Persebaya. Bajul Ijo tengah berada dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun di dua laga terakhir BRI Super League. Tambahan tiga poin di Parepare akan semakin memperkuat posisi mereka di papan atas.

Baca Juga:  Persija Tampil Efektif, Bhayangkara FC Dibungkam 3-0

Namun, absennya Toni dan Tata jelas menjadi kerugian tersendiri. Kedua pemain itu selama ini selalu menjadi pilihan utama di lini tengah dan lini belakang. Perez mengakui timnya harus segera mencari solusi untuk mengisi kekosongan tersebut.

“Kita harus berpikir bahwa pemain ini tidak bisa bermain di kandang PSM. Dan sekarang kita harus bersiap-siap dengan tim,” tambah pelatih asal Spanyol itu.

Gali Freitas Juga Absen

Masalah Persebaya semakin pelik karena Gali Freitas juga hampir pasti absen. Penyerang asal Timor-Leste itu mendapat panggilan membela tim nasional negaranya. Kehilangan Gali jelas menambah beban bagi Bajul Ijo, mengingat perannya sangat vital di lini serang sejak didatangkan dari PSIS Semarang.

Dengan absennya tiga pemain penting sekaligus, rotasi menjadi kunci utama. Beberapa pemain pelapis diprediksi akan mendapat kesempatan lebih untuk membuktikan diri. Perez menekankan bahwa situasi ini bisa menjadi momentum bagi seluruh pemain untuk menunjukkan kontribusi.

“Kompetisi panjang membutuhkan semua anggota tim, bukan hanya pemain inti. Ini saatnya bagi pemain lain untuk unjuk gigi,” tegas Perez.

Baca Juga:  Dewa United Gagal Kunci Kemenangan, Ditahan Imbang Persebaya Surabaya 1-1

Tantangan Berat di Parepare

Menghadapi PSM di kandangnya tentu bukan tugas mudah. Juku Eja dikenal sulit ditaklukkan di Stadion Gelora BJ Habibie. Dukungan penuh suporter fanatik mereka juga akan menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya.

Meski begitu, Bajul Ijo tetap bertekad tampil solid dengan komposisi yang ada. Misi meraih kemenangan ketiga secara beruntun akan menjadi motivasi tambahan untuk mengatasi absennya para pilar utama.

Pertarungan ini diyakini bakal berjalan sengit. Persebaya akan mengandalkan determinasi dan kedalaman skuad, sementara PSM akan tampil dengan kekuatan penuh di hadapan publik sendiri. (***)