Scroll untuk baca artikel
Lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Utara Tekankan Warga untuk Bersama Jaga Lingkungan Sehat

×

Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Utara Tekankan Warga untuk Bersama Jaga Lingkungan Sehat

Sebarkan artikel ini
Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Utara Tekankan Warga untuk Bersama Jaga Lingkungan Sehat
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulawesi Utara kembali menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, di tengah meningkatnya tantangan pengelolaan sampah dan kualitas udara di wilayah tersebut.

Pernyataan ini disampaikan setelah DLH Sulawesi Utara melakukan evaluasi internal mengenai tata kelola lingkungan dan capaian program kerja tahun berjalan. Berdasarkan informasi struktur organisasi DLH Sulawesi Utara yang tercantum dalam laman resmi dlhsulut.org, dinas ini dipimpin oleh Kepala Dinas Ir. Marly Gumalag, M.Si., yang membawahi sejumlah bidang strategis seperti Pengendalian Pencemaran & Kerusakan Lingkungan, Pengelolaan Sampah & Limbah B3, serta Perlindungan & Konservasi Lingkungan.

Iklan

Ajak Warga Terlibat Lebih Aktif

Kepala DLH Sulawesi Utara, Ir. Marly Gumalag, M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak hanya bisa dicapai melalui program pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif warga.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk kembali memperkuat kesadaran dalam menjaga lingkungan. Mulai dari memilah sampah, memanfaatkan fasilitas pengelolaan sampah yang disediakan pemerintah, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah masing-masing,” ujar Marly Gumalag.

Baca Juga:  Peran Penting DLH Kab. Yahukimo Dalam Menjaga Lingkungan Sehat

Ia menambahkan, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan sektor swasta merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Tantangan Lingkungan Masih Tinggi

DLH Sulawesi Utara mencatat sejumlah persoalan utama yang masih menjadi fokus penanganan, antara lain:

  • Peningkatan volume sampah rumah tangga di wilayah perkotaan.
  • Pencemaran air sungai akibat limbah domestik dan usaha kecil.
  • Kualitas udara yang fluktuatif, terutama saat musim kemarau.

Menurut Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran & Kerusakan Lingkungan, faktor perilaku masyarakat masih menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya beban pencemaran.

“Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai masih perlu ditingkatkan. Ini menjadi fokus edukasi kami di tahun mendatang,” ungkapnya.

Penguatan Program Lingkungan di 2025

Melalui program kerja yang tengah dipersiapkan untuk tahun 2025, DLH Sulawesi Utara menargetkan peningkatan kualitas lingkungan melalui:

  • Pengembangan fasilitas bank sampah di berbagai kabupaten/kota.
  • Peningkatan pengawasan limbah B3 dari industri.
  • Rehabilitasi kawasan rawan pencemaran.
  • Kampanye edukasi sadar lingkungan yang lebih massif kepada generasi muda.
Baca Juga:  Perbedaan Sampah Organik & Anorganik Serta Cara Pengelolaannya

DLH Sulawesi Utara juga memastikan bahwa struktur dinas yang terbagi ke dalam beberapa bidang teknis akan berperan aktif dalam mendukung implementasi program tersebut.

Peran Masyarakat Jadi Penentu

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa arah kebijakan lingkungan ke depan akan semakin menguatkan peran masyarakat sebagai bagian dari solusi.

“Lingkungan yang sehat bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ini tanggung jawab bersama. Jika setiap orang mengambil peran, sekecil apa pun, dampaknya akan sangat besar bagi masa depan Sulawesi Utara,” tutup Marly Gumalag.

Dengan dorongan kuat dari Dinas Lingkungan Hidup dan kolaborasi berkelanjutan antara berbagai pihak, Sulawesi Utara diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan.

Sumber: https://dlhsulut.org/struktur/

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...