― Advertisement ―

MU Siap Lipatgandakan Gaji Julian Ryerson, Persaingan dengan Newcastle Menguat

Manchester United dilaporkan menunjukkan ambisi besar dalam upaya mendatangkan bek sayap milik Borussia Dortmund, Julian Ryerson, pada bursa transfer mendatang. Klub berjuluk Setan Merah...
BerandaBeritaOlahragaMU Pantau Kenan Yildiz dan Federico Dimarco, Sinyal Pergerakan Bursa Transfer Menguat

MU Pantau Kenan Yildiz dan Federico Dimarco, Sinyal Pergerakan Bursa Transfer Menguat

Manchester United dilaporkan mulai memetakan target potensial untuk memperkuat skuad musim depan. Dua nama dari Serie A masuk radar Setan Merah, yakni penyerang Juventus, Kenan Yildiz, serta bek Inter Milan, Federico Dimarco.

Menurut laporan Calciomercato, perwakilan Manchester United hadir langsung saat Juventus menghadapi Inter Milan pada pekan ke-25 Liga Italia, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Fokus pengamatan tertuju pada dua pemain yang dinilai tampil konsisten dan menonjol sepanjang musim ini.

Langkah pemantauan ini terjadi di tengah jeda kompetisi bagi United. Mereka tidak ambil bagian di putaran keempat Piala FA dan baru akan kembali berlaga di Premier League pada Selasa (24/2/2026) dini hari WIB.

Stabil Bersama Carrick, Target Liga Champions Jadi Kunci

Di bawah arahan pelatih interim Michael Carrick, performa Manchester United menunjukkan kestabilan. Dari lima pertandingan yang telah dijalani, Carrick mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang, membawa klub bertengger di posisi keempat klasemen sementara.

Apabila mampu mengamankan tiket Liga Champions musim depan, peluang United untuk memboyong pemain-pemain papan atas Eropa diyakini akan semakin terbuka. Partisipasi di kompetisi elite benua biru kerap menjadi faktor penentu dalam negosiasi transfer.

Baca Juga:  MU Rekrut Senne Lammens, Emiliano Martinez Hadapi Masa Depan Tak Pasti di Aston Villa

Kenan Yildiz, Opsi Fleksibel di Lini Depan

Kenan Yildiz tampil sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Juventus musim ini. Pemain berusia 20 tahun tersebut memiliki fleksibilitas tinggi di lini depan, mampu beroperasi dari sisi kiri maupun sebagai penyerang tengah.

Dalam 24 penampilan Serie A sebelum laga kontra Inter, Yildiz mencetak delapan gol dan menyumbang empat assist. Selain produktivitas, ia juga dikenal piawai dalam menggiring bola. Catatan 2,2 dribel sukses per 90 menit di liga melampaui sejumlah nama di skuad United seperti Matheus Cunha (1,3), Bryan Mbeumo (0,6), dan Bruno Fernandes (0,5).

Meski demikian, posisi gelandang serang nomor 10 di Old Trafford masih identik dengan Bruno Fernandes yang terus menunjukkan konsistensi sebagai kapten tim. Dalam jangka pendek hingga menengah, Fernandes diperkirakan tetap menjadi bagian penting dari starting XI.

Secara taktik, Yildiz dinilai paling ideal bermain di sisi kiri. Namun, kehadirannya berpotensi mengurangi menit bermain Cunha secara signifikan, sehingga keputusan transfer akan sangat bergantung pada arah proyek jangka panjang klub.

Baca Juga:  Sengketa Gaji Cristiano Ronaldo dan Juventus Masih Berlanjut, Putusan Dijadwalkan Januari 2026

Federico Dimarco, Solusi di Sektor Kiri

Selain lini depan, Manchester United juga memantau Federico Dimarco untuk memperkuat pertahanan sisi kiri. Bersama Inter Milan, pemain 28 tahun itu kerap dimainkan sebagai wing-back kiri maupun bek kiri murni.

Kemampuannya dalam membantu serangan melalui umpan silang dan penetrasi dari sisi kiri menjadi salah satu senjata utama Inter dalam beberapa musim terakhir.

Dari sisi pengalaman, Dimarco memiliki rekam jejak impresif dengan satu gelar Serie A, sejumlah trofi domestik, serta dua kali tampil di final Liga Champions. Meski tidak lagi tergolong pemain muda, kematangannya dinilai dapat memberikan stabilitas instan di lini belakang.

Posisi bek kiri memang menjadi perhatian di kubu Setan Merah dalam beberapa musim terakhir. Luke Shaw dinilai kurang konsisten, baik dari aspek kebugaran maupun performa, sehingga masa depannya di skuad utama mulai dipertanyakan.

Jika rencana jangka panjang klub adalah menjadikan Patrick Dorgu sebagai bek kiri utama, maka merekrut Dimarco dapat menjadi langkah strategis sebagai solusi jangka menengah. Terlebih, kontraknya di Inter akan menyisakan satu tahun pada musim panas mendatang, situasi yang berpotensi membuka ruang negosiasi lebih fleksibel.

Baca Juga:  Manchester United Kehilangan Empat Pemain Jelang Laga Kontra Brentford

Dengan kondisi tim yang mulai stabil di bawah Carrick serta peluang kembali ke Liga Champions, Manchester United tampak mulai bergerak serius mempersiapkan fondasi skuad musim depan. (***)