Posisi Arne Slot kembali menjadi sorotan tajam setelah Liverpool menelan kekalahan memalukan lainnya, memperpanjang tren negatif yang kini menjadi salah satu periode terburuk dalam sejarah klub.
Kekalahan Beruntun dan Awal Laga yang Buruk
Setelah dihajar 0-3 oleh Nottingham Forest pada Sabtu (22/11/2025), The Reds berharap bisa bangkit ketika menjamu juara Belanda, PSV Eindhoven, di Anfield pada laga Liga Champions, Kamis (27/11/2025) dini hari WIB. Namun, alih-alih menunjukkan tanda kebangkitan, Liverpool justru mengawali pertandingan dengan cara paling buruk.
Hanya beberapa menit setelah kick-off, kapten Virgil van Dijk melakukan handball yang dinilai janggal oleh para penggemar dan analis. Pelanggaran tersebut berujung pada penalti—yang menjadi penalti ketiga yang diberikan melawan van Dijk musim ini. Mantan winger Tottenham Hotspur, Ivan Perisic, mengeksekusi penalti dengan sempurna untuk membawa PSV unggul cepat.
Liverpool sempat menyamakan kedudukan setelah Dominik Szoboszlai mencetak gol sepuluh menit kemudian. Namun, momentum itu tidak bertahan lama.
Petaka Berlanjut untuk The Reds
Pada babak kedua, Guus Til membawa PSV kembali memimpin. Situasi semakin memburuk ketika Couhab Driouech mencetak dua gol tambahan yang membuat Liverpool kebobolan sedikitnya tiga gol untuk ketiga laga beruntun. Kekalahan ini memperlebar catatan buruk Liverpool menjadi sembilan kekalahan dalam 12 pertandingan terakhir.
Tekanan terhadap Slot pun meningkat tajam, terutama setelah klub menghabiskan lebih dari 400 juta paun di bursa transfer musim panas namun gagal menunjukkan perkembangan signifikan.
Sorotan Mengarah ke Cody Gakpo
Di tengah krisis performa tim, perhatian para pendukung Liverpool tertuju pada Cody Gakpo. Winger asal Belanda itu dikritik habis-habisan atas performanya yang dianggap mengecewakan ketika menghadapi mantan klubnya.
Di media sosial, serangkaian komentar pedas bermunculan. Seorang pendukung menulis, “Cody Gakpo tidak cukup bagus untuk bermain bagi kita. Dia selalu tampil buruk, kadang memang mencetak gol mudah, tetapi kemampuan sepak bolanya dan kecerdasannya di lapangan benar-benar mengkhawatirkan. Slot harus berhenti memainkannya.”
Komentar lain menimpali, “Gakpo seharusnya tidak masih berada di lapangan.” Sementara itu, penggemar lain mempertanyakan keputusan Slot dengan mengatakan, “Tetap memainkan tim yang sama sambil berharap hasil berbeda itu tidak masuk akal. Gakpo harus dicadangkan.”
Gakpo bergabung dengan Liverpool pada Januari 2023 dan telah mencetak 45 gol dari 146 penampilan di semua kompetisi. Musim ini, ia baru mencetak empat gol.
Tekanan Meningkat untuk Arne Slot
Kendati Slot masih terikat kontrak hingga 2027, posisinya kini berada dalam ancaman serius. Dengan performa yang terus anjlok dan kritik dari berbagai kalangan, spekulasi mengenai potensi pemecatan semakin menguat.
Setelah kekalahan dari Forest, pakar transfer Fabrizio Romano memberikan pembaruan mengenai status Slot. Menurutnya, hingga kini klub belum mengadakan pembicaraan dengan manajer mana pun terkait kemungkinan pergantian pelatih. Meski demikian, ia menyebut bahwa dengan performa buruk yang terjadi, pihak klub secara wajar ingin melihat perubahan cepat, serta “hasil yang berbeda dan performa yang berbeda,” mengingat ekspektasi kepada Slot sangat besar.
Periode Terburuk Sejak 1950
Liverpool kini menghadapi kenyataan pahit bahwa mereka sedang menjalani periode terburuk sejak tahun 1950. Di Liga Inggris, The Reds merosot ke peringkat ke-12 menjelang laga tandang melawan West Ham akhir pekan nanti.
Di Liga Champions, situasinya tak kalah memprihatinkan. Setelah sempat memuncaki klasemen pada edisi perdana musim lalu, Liverpool kini tercecer di posisi ke-13 setelah lima pertandingan.
Dengan jadwal padat yang menanti dan tekanan publik yang semakin keras, masa depan Arne Slot di Anfield kian berada di ujung tanduk. Klub dan pendukung kini hanya bisa berharap akan muncul perubahan signifikan sebelum situasi semakin memburuk. (***)


