Karier David Alaba bersama Real Madrid tampaknya akan segera berakhir. Bek asal Austria itu dikabarkan siap mengakhiri petualangannya di Santiago Bernabeu dan berencana kembali ke Bundesliga pada akhir musim 2025/2026.
Pemain berusia 33 tahun tersebut mulai kehilangan tempat di bawah asuhan pelatih Xabi Alonso. Sang pelatih lebih mempercayakan posisi bek tengah kepada pemain-pemain muda seperti Dean Huijsen, Antonio Rüdiger, Eder Militao, dan Raul Ascencio.
Performa Menurun dan Minim Kesempatan Bermain
Meski masih terikat kontrak hingga 2026, Real Madrid belum menunjukkan niat untuk memperpanjang masa kerja Alaba atau memberinya peran penting di skuad utama. Situasi itu membuat masa depan sang pemain semakin tidak menentu.
Alaba hanya tampil sebagai starter satu kali musim ini, yakni ketika Los Blancos menghadapi Kairat Almaty di Liga Champions. Namun, performanya dinilai belum kembali ke level terbaik setelah pulih dari cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang dideritanya pada Desember 2023.
Cedera tersebut membuat Alaba absen lebih dari satu tahun dan kehilangan ritme permainan. Sejak comeback, ia kesulitan bersaing dengan para bek yang tampil lebih konsisten di bawah kepemimpinan Xabi Alonso.
Real Madrid Pertimbangkan Melepas Alaba
Menurut laporan internal klub, Real Madrid berencana melepas Alaba pada bursa transfer musim panas 2026 untuk memberi ruang bagi investasi bek muda sekaligus menekan beban gaji dalam skuad.
Meski demikian, proses pelepasan sang pemain tidak akan mudah. Permintaan gaji tinggi serta riwayat cedera panjang membuat klub-klub peminat berpikir dua kali sebelum mengajukan penawaran.
Manajemen Los Blancos kabarnya sudah membuka pembicaraan terkait kemungkinan pemutusan kontrak lebih awal, namun belum ada kesepakatan yang tercapai sejauh ini.
“Regenerasi skuad menjadi prioritas Real Madrid. Klub ingin memberi kesempatan lebih besar bagi pemain muda agar proses transisi berjalan lancar,” ungkap salah satu sumber internal klub yang enggan disebutkan namanya.
Dilirik Klub Bundesliga
Spekulasi transfer David Alaba kini mulai mengerucut ke kemungkinan kembalinya sang pemain ke Jerman. Bundesliga diyakini menjadi tujuan utama, mengingat Alaba pernah menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Bayern Munchen dan sempat menjalani masa peminjaman di Hoffenheim pada musim 2010–2011.
Menariknya, rumor terbaru justru mengaitkan Alaba bukan dengan Bayern, melainkan dengan Hoffenheim. Klub tersebut dikabarkan ingin membawa pulang sang bek senior untuk dijadikan mentor bagi pemain muda serta simbol kebangkitan proyek jangka panjang mereka.
Hoffenheim dinilai membutuhkan sosok berpengalaman untuk memperkuat lini pertahanan sekaligus membimbing talenta muda yang tengah berkembang. Alaba, dengan pengalaman dan kedewasaannya, dianggap ideal untuk peran tersebut.
Karier Gemilang di Eropa
Sejak didatangkan Real Madrid dari Bayern Munchen pada 2021, David Alaba langsung menjadi bagian penting dari lini belakang Los Blancos. Ia turut membantu klub meraih berbagai trofi, termasuk gelar LaLiga, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub.
Namun, situasi berubah drastis setelah cedera panjang yang dideritanya. Dengan kebijakan regenerasi yang diterapkan Xabi Alonso dan kembalinya Antonio Rüdiger dari cedera, posisi Alaba kini makin terdesak.
Pertimbangan Masa Depan
Pada usia 33 tahun, Alaba diyakini masih memiliki ambisi untuk bermain di level tertinggi. Meski demikian, tawaran besar dari klub Timur Tengah juga menjadi opsi menarik secara finansial, terutama jika negosiasi dengan klub Bundesliga tidak berjalan mulus.
Sejumlah pengamat menilai bahwa kembalinya Alaba ke Jerman akan menjadi pilihan ideal, baik secara emosional maupun profesional. Selain mengenal atmosfer Bundesliga dengan baik, ia juga memiliki reputasi besar di sana.
Jika transfer ini benar-benar terwujud, maka kembalinya Alaba ke Hoffenheim akan menjadi salah satu kisah menarik di bursa transfer musim panas 2026 – reuni penuh makna antara klub yang pernah membesarkannya dan pemain yang kini berada di penghujung karier gemilangnya. (***)












