― Advertisement ―

Maarten Paes Mulai Petualangan Baru di Ajax Amsterdam, Siap Debut di Eredivisie

Maarten Paes memulai babak baru dalam perjalanan karier profesionalnya dengan kembali merumput di Belanda. Kiper Timnas Indonesia itu resmi menerima pinangan Ajax Amsterdam pada...
BerandaBeritaErick Thohir Bantah Indra Sjafri Tangani Timnas untuk SEA Games 2025

Erick Thohir Bantah Indra Sjafri Tangani Timnas untuk SEA Games 2025

RUSDIMEDIA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Indra Sjafri tidak akan menangani Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025. Ia memastikan bahwa Timnas U-23 tetap berada di bawah kendali pelatih asal Belanda, Gerald Vanenburg.

“Kami baru selesai melepas Coach Indra Sjafri di Timnas U-20. Tidak benar Coach Indra mengambil alih Timnas U-20 dari Gerald Vanenburg. Jangan sampai menciptakan kebingungan di publik,” ujar Erick Thohir kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/2).

Lebih lanjut, Erick mengungkapkan bahwa PSSI baru saja merekrut Jordi Cruyff sebagai Technical Advisor yang bertugas untuk mengembangkan aspek teknis dalam tim nasional.

“Dan, sekarang kami baru merekrut Jordi Cruyff sebagai Technical Advisor yang baru. Ini untuk mengembangkan keputusan yang teknis,” tambahnya.

SEA Games Didanai Penuh Pemerintah

Erick Thohir juga menjelaskan bahwa pendanaan untuk cabang sepak bola di SEA Games 2025 sepenuhnya berasal dari pemerintah. Oleh karena itu, PSSI akan menyiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi turnamen yang akan digelar pada Desember mendatang.

Baca Juga:  Mauro Zijlstra Antusias Bela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025

“SEA Games itu multievent, pendanaan full dari pemerintah. Jadi, saya melihat langkah-langkah yang kami lanjutkan kemarin harus kami lakukan. Memang itu bagian dari kami sebagai profesional, ada evaluasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa PSSI akan menunggu keputusan pemerintah terkait pengiriman tim sepak bola ke ajang tersebut.

“Kita lihat apakah nanti pemerintah dengan reviewnya akan mengirim tim sepak bola atau ada kebijakan yang lain. Kami mendengarkan dari pemerintah karena SEA Games itu domain pemerintah,” tutupnya. (***)