Menjelang tahun ajaran baru 2025/2026, layanan gadai kembali diminati masyarakat. PT Gadai ValueMax Indonesia mencatat lonjakan transaksi signifikan, terutama selama periode libur semester genap yang berlangsung pada Juni hingga Juli 2025.
Direktur Operasional PT Gadai ValueMax Indonesia, Suyatno, mengungkapkan bahwa tren kenaikan permintaan ini rutin terjadi setiap menjelang musim masuk sekolah, seiring dengan meningkatnya kebutuhan orang tua untuk keperluan pendidikan anak.
“Barang-barang itu akan ramai (digadaikan) karena kebutuhan anak-anak sekolah cukup banyak dan bervariasi, mulai dari seragam hingga bayar uang masuk sekolah,” jelas Suyatno.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa nilai transaksi gadai naik hingga 500 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Lonjakan ini tidak hanya mencerminkan kebutuhan masyarakat yang meningkat, tetapi juga dipengaruhi oleh strategi ekspansi yang dilakukan perusahaan.
Menurut Suyatno, pada 2024 perusahaan hanya memiliki 5 outlet, sementara pada 2025 jumlahnya meningkat menjadi 9 outlet yang tersebar di beberapa wilayah. Pertumbuhan jaringan ini memberikan akses lebih luas bagi masyarakat untuk menggunakan layanan gadai sebagai solusi keuangan jangka pendek.
“Tak hanya ekspansi gerai, minat masyarakat terhadap layanan gadai juga semakin tinggi. Ini mendorong pertumbuhan bisnis ValueMax secara keseluruhan,” tambahnya.
PT Gadai ValueMax Indonesia merupakan salah satu perusahaan pegadaian swasta yang terus memperkuat posisinya di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan mikro masyarakat. Layanan gadai dinilai tetap relevan, terutama bagi kalangan yang belum terjangkau sistem keuangan formal.
Dengan tahun ajaran baru yang tinggal menghitung pekan, tren peningkatan transaksi gadai diprediksi akan terus berlangsung hingga awal Juli 2025, seiring puncak masa pendaftaran dan pembelian perlengkapan sekolah. (***)






