Juventus bergerak cepat setelah resmi memecat Igor Tudor pada Senin (28/10/2025). Keputusan tersebut diambil menyusul rentetan hasil buruk yang dialami Bianconeri dalam beberapa pekan terakhir. Klub raksasa asal Turin itu gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan beruntun di semua kompetisi, termasuk tiga kekalahan beruntun yang membuat kesabaran manajemen habis.
Menurut laporan Sky Sport Italia, Selasa (28/10/2025), Juventus kini tengah mempersiapkan langkah konkret untuk menunjuk Luciano Spalletti sebagai pelatih baru. Pertemuan langsung antara manajemen klub dan Spalletti dikabarkan akan digelar hari ini di Turin.
Kontrak Jangka Pendek dengan Opsi Perpanjangan
Juventus disebut telah menyiapkan kontrak jangka pendek hingga akhir musim 2025/2026 untuk Spalletti. Namun, terdapat opsi perpanjangan kontrak apabila pelatih berusia 66 tahun itu mampu membawa Si Nyonya Tua finis di zona Liga Champions musim depan.
Jurnalis ternama Sky Sport Italia, Gianluca Di Marzio, melaporkan bahwa Spalletti cenderung menerima tawaran Juventus, berapa pun durasi kontraknya.
“Juventus ingin bergerak cepat, dan Spalletti tampak terbuka dengan proyek ini. Ia tidak terlalu mempersoalkan durasi kontrak, karena lebih fokus pada tantangan membawa Juve kembali ke papan atas,” ungkap Di Marzio.
Sebelumnya, Spalletti dikabarkan menolak sejumlah tawaran dari luar Italia, termasuk dari klub Turki Fenerbahce dan beberapa tim asal Qatar. Sang pelatih disebut sangat ingin kembali berkiprah di Serie A setelah membawa Napoli menjuarai liga pada musim 2022/2023.
Tudor Jadi Korban Pertama Musim Ini
Kegagalan Juventus mengamankan hasil positif membuat Igor Tudor menjadi pelatih pertama di Serie A musim 2025/2026 yang kehilangan jabatannya. Pelatih asal Kroasia itu hanya bertahan delapan pertandingan di liga sebelum manajemen memutuskan untuk melakukan perubahan besar.
Hasil minor tersebut membuat Juventus terdampar di papan tengah klasemen sementara, jauh dari ekspektasi klub dan para penggemar yang menuntut tim kembali bersaing dalam perburuan gelar juara Serie A.
Dengan pengalaman serta reputasi menterengnya, Spalletti dinilai menjadi sosok ideal untuk mengembalikan mentalitas juara Juventus. Selain dikenal dengan taktiknya yang modern dan fleksibel, Spalletti juga memiliki kemampuan memaksimalkan potensi pemain muda.
Buffon: Spalletti Sosok yang Tepat
Legenda Juventus, Gianluigi Buffon, ikut memberikan komentar terkait rumor kedatangan Spalletti. Mantan penjaga gawang timnas Italia itu menilai Spalletti sebagai pilihan paling tepat untuk mengembalikan kejayaan Si Nyonya Tua.
“Menurut saya, Luciano adalah profil yang tepat untuk klub besar mana pun yang ingin tetap ambisius. Kalau dilatih Spalletti, Anda tak akan sering kalah,” ujar Buffon.
“Itu akan jadi pilihan profesional yang hebat. Dia orang sepak bola sejati, pribadi luar biasa, dan pelatih hebat,” lanjutnya.
Buffon juga menambahkan bahwa pengalaman, karisma, dan ketenangan Spalletti membuatnya memiliki semua kualitas yang dibutuhkan untuk menangani tim besar seperti Juventus.
Harapan Baru di Turin
Langkah Juventus menunjuk Spalletti dipandang sebagai upaya strategis untuk membangun stabilitas menjelang paruh kedua musim. Dengan skuad bertabur bintang seperti Dusan Vlahovic, Federico Chiesa, dan Manuel Locatelli, eks pelatih Napoli itu diyakini mampu menghidupkan kembali gaya bermain menyerang khas Juventus.
Jika kesepakatan tercapai dalam waktu dekat, Spalletti diperkirakan akan memimpin sesi latihan pertama bersama Juventus pada akhir pekan ini dan memulai debutnya di laga Serie A pekan depan.
Kehadiran Spalletti diharapkan mampu membawa angin segar di Turin dan mengembalikan Juventus ke jalur kemenangan yang telah lama dinanti tifosi Bianconeri. (***)


