Longsor menutup akses utama di kawasan Flyover Kelok 9, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Kamis (18/9) malam. Material tanah dan batu menutupi badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas dari Sumatera Barat menuju Riau terhenti total.
Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, mengatakan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 19.20 WIB. Hingga pukul 22.33 WIB, jalur tersebut masih belum bisa dilalui kendaraan.
“Jalur putus total, cuaca saat ini masih hujan. Material menutup badan jalan, sehingga akses arus lalu lintas Sumbar-Riau tidak bisa dilalui,” ujar Zarwiko saat dihubungi, Kamis (18/9).
Alat Berat Dikerahkan
Upaya pembersihan jalur terus dilakukan. Satu unit alat berat dari Balai Pelaksana Jalan Nasional telah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor. Petugas gabungan juga berjaga di sekitar lokasi guna memastikan keamanan pengguna jalan.
“Kendaraan sudah kami imbau untuk berhenti di rumah makan. Untuk sekarang ada sekitar 1 kilometer antrean kendaraan akibat longsor ini,” tambah Zarwiko.
Antisipasi Kepadatan
Polisi terus mengimbau pengendara untuk bersabar dan tidak memaksakan diri melintas. Pengalihan arus lalu lintas belum memungkinkan karena jalur alternatif di sekitar kawasan terbatas. Antrean kendaraan dilaporkan sudah mengular hingga 1 kilometer.
Cuaca yang masih diguyur hujan deras membuat pembersihan jalan berlangsung cukup lambat. Aparat meminta masyarakat yang hendak melakukan perjalanan antara Sumbar-Riau untuk menunda keberangkatan hingga jalur benar-benar aman dilalui.
Peristiwa longsor di kawasan Flyover Kelok 9 ini kembali mengingatkan akan kerentanan infrastruktur jalan di daerah rawan bencana, khususnya saat musim hujan dengan curah tinggi. (***)






