Real Madrid selama ini dikenal memiliki akademi sepak bola terbaik di dunia, La Fábrica, yang kerap melahirkan talenta berbakat. Namun, kini muncul ironi bagi klub raksasa Spanyol tersebut. Salah satu mutiara muda mereka, Manuel Ángel, berpotensi hengkang ke klub lain.
Gelandang berusia 21 tahun itu saat ini menjadi bagian penting dari Real Madrid Castilla asuhan Álvaro Arbeloa. Ángel dikenal sebagai gelandang tengah dengan fleksibilitas tinggi, mampu berperan sebagai gelandang bertahan maupun box-to-box. Ia pun disebut-sebut sebagai salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki akademi Los Blancos.
Menurut laporan harian olahraga AS, Levante yang baru saja kembali promosi ke La Liga menunjukkan minat serius untuk merekrut Ángel. Klub asal Valencia tersebut tengah mencari pengganti potensial jika gagal mempertahankan Carlos Álvarez. Alvarez sendiri musim lalu menjadi pahlawan Levante dengan gol-gol krusialnya, namun kini tengah dibidik sejumlah klub Eropa. Benfica bahkan sudah melayangkan tawaran hingga 15 juta euro (sekitar Rp285 miliar), meski belum diterima karena sebagian hak ekonomi sang pemain masih dipegang Sevilla.
Jika Alvarez benar-benar hengkang, Manuel Ángel diproyeksikan menjadi target utama Levante guna memperkuat lini tengah mereka di musim baru La Liga.
Rekam Jejak Ángel di Akademi Madrid
Sejak memperkuat Real Madrid Castilla dan tim U-19, Ángel telah mencatat 69 penampilan resmi. Dari jumlah tersebut, 18 di antaranya dimainkan di ajang UEFA Youth League, sementara sisanya di kompetisi domestik bersama Castilla. Selama karier mudanya, ia berhasil menorehkan 3 gol dan 5 assist. Catatan ini dinilai impresif bagi seorang gelandang muda dengan peran ganda di lini tengah.
Dampak bagi Real Madrid
Potensi kepergian Ángel tentu menjadi kerugian tersendiri bagi Real Madrid Castilla yang tengah berusaha membangun skuad kompetitif bersama Arbeloa. Namun, untuk tim utama Los Blancos, dampaknya relatif kecil mengingat lini tengah sudah dipenuhi pemain bintang seperti Aurélien Tchouaméni, Eduardo Camavinga, Federico Valverde, hingga Arda Güler.
Selain itu, dengan kehadiran pelatih anyar Xabi Alonso, persaingan di lini tengah Madrid diperkirakan semakin ketat. Kondisi tersebut membuat peluang Ángel untuk segera menembus tim utama masih terbatas.
Meski begitu, ketertarikan Levante terhadap Manuel Ángel menjadi bukti nyata bahwa La Fábrica tetap konsisten melahirkan talenta berkelas yang diminati klub-klub La Liga maupun Eropa. (***)












