― Advertisement ―

Ujian Besar Alvaro Arbeloa Bersama Real Madrid di Playoff Liga Champions

Masa jabatan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid memang baru berjalan lima pekan. Namun, laga playoff knockout Liga Champions 2025/2026 melawan Benfica di Lisbon...
BerandaBeritaOlahragaTekanan Memuncak, Seruan Pulangkan Klopp Dinilai Mustahil Terjadi

Tekanan Memuncak, Seruan Pulangkan Klopp Dinilai Mustahil Terjadi

Tekanan terhadap Arne Slot terus meningkat seiring rentetan hasil buruk Liverpool dalam beberapa pekan terakhir. Dalam 12 pertandingan terakhir, The Reds mencatat sembilan kekalahan, termasuk tiga kekalahan beruntun dengan margin tiga gol dari lawan yang semestinya dapat mereka tangani. Situasi ini memicu keresahan pendukung dan kembali memunculkan wacana sensasional: memanggil pulang Jurgen Klopp.

Namun, menurut sejumlah sumber terpercaya di Inggris, skenario tersebut dipandang sebagai langkah yang hampir mustahil terjadi.

Seruan Suporter dan Realitas Klub

Sumber internal Liverpool menyebutkan Slot masih aman untuk saat ini, meski evaluasi dapat berubah cepat jika kebangkitan tak kunjung datang. Di tengah situasi genting tersebut, sekelompok pendukung mendesak klub agar membawa Klopp kembali, bahkan hanya sementara, demi menstabilkan kondisi tim.

Tetapi harapan itu dipastikan jauh dari kenyataan.

Sam Wallace, Kepala Penulis Sepak Bola The Daily Telegraph, menjelaskan secara rinci mengapa klub tidak akan mengambil langkah itu. Dalam analisanya, ia menyebut keputusan membawa Klopp kembali sebagai tindakan “sentimental” dan bahkan “putus asa”.

Baca Juga:  Liverpool Lolos ke Putaran Kelima Piala FA, Arne Slot Puji Performa Mohamed Salah

Tiga Alasan Klopp Tidak Akan Dipanggil Pulang

Wallace membeberkan tiga alasan utama mengapa Fenway Sports Group (FSG) tidak akan mempertimbangkan opsi mendatangkan Klopp kembali ke Anfield.

1. Riwayat Ketegangan dengan Petinggi Klub

Klopp memiliki sejarah ketegangan dengan sejumlah pengambil keputusan utama, seperti Michael Edwards dan Julian Ward. Keduanya sempat meninggalkan Liverpool sebelum kembali dengan peran baru setelah kepergian Klopp pada 2024.

Wallace menilai Presiden FSG Mike Gordon, Edwards, Ward, dan jajaran lainnya hampir pasti tidak ingin kembali bekerja dengan Klopp, sehingga langkah ini dipastikan tidak ada dalam rencana klub.

2. Penurunan Performa Pelatih Dianggap Wajar

FSG meyakini bahwa pelatih dapat mengalami penurunan performa layaknya pemain. Klub melihat sejumlah indikator data yang diyakini masih mendukung Slot untuk diberi kesempatan tambahan. Liverpool juga telah mengeluarkan kompensasi sebesar £8 juta untuk mendatangkan Slot dari Feyenoord pada musim panas lalu.

3. Klopp Tidak Sedang Menganggur

Saat ini Klopp menjabat sebagai Head of Global Soccer untuk jaringan klub Red Bull. Meski ia pernah mengatakan secara teoritis kemungkinan kembali ke Liverpool masih ada, peluang itu secara praktis sangat kecil.

Baca Juga:  Liverpool Bidik Castello Lukeba, Langkah Antisipasi Jika Konate Hengkang

Slot Masih Dipercaya, tetapi Waktunya Menipis

Meski Klopp tidak berada dalam daftar opsi, posisi Slot tidak sepenuhnya aman. Dengan sebagian besar skuad warisan Klopp, Slot berhasil mempersembahkan gelar Premier League pada musim debutnya—sebuah pencapaian besar yang menjadi modal kepercayaan baginya.

Namun performa Liverpool dalam beberapa pekan terakhir tidak bisa dibiarkan terus berlanjut.

Menurut laporan TEAMtalk, manajemen Liverpool menargetkan setidaknya tiga kemenangan dalam laga-laga berikutnya. Jika terjadi kesalahan langkah lagi, keputusan besar bisa diambil.

Nama-Nama Kandidat Mulai Muncul

Situasi ini memunculkan beberapa nama yang disebut-sebut bisa menjadi kandidat pelatih baru bila perubahan diperlukan. Ange Postecoglou menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan, meski masa singkatnya bersama Nottingham Forest belum menghasilkan catatan positif.

Rumor lain mengaitkan Luis Enrique, pelatih Paris Saint-Germain, yang saat ini memimpin tim juara bertahan Liga Champions. Meski demikian, peluangnya meninggalkan PSG di tengah musim tetap diragukan.

Untuk saat ini, masa depan Liverpool masih berada di tangan Arne Slot. Tetapi dengan tekanan yang terus menggunung, waktu untuk membalikkan keadaan jelas tidak lagi panjang. (***)

Baca Juga:  Masa Depan Konate di Liverpool Makin Kabur, Negosiasi Kontrak Masuki Fase Krusial