Scroll untuk baca artikel
Teknologi

WhatsApp Blokir 6,8 Juta Akun Terkait Penipuan, Luncurkan Fitur Keamanan Baru

×

WhatsApp Blokir 6,8 Juta Akun Terkait Penipuan, Luncurkan Fitur Keamanan Baru

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Blokir 6,8 Juta Akun Terkait Penipuan, Luncurkan Fitur Keamanan Baru
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Penipuan online melalui WhatsApp semakin meresahkan dan memakan banyak korban. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi layanan pesan instan di bawah naungan Meta tersebut.

Mengutip keterangan resmi di Meta Newsroom, WhatsApp mengungkap telah memblokir 6,8 juta akun yang terindikasi melakukan penipuan dalam kurun enam bulan terakhir. Penipuan online tersebut menyasar pengguna di seluruh dunia dengan berbagai modus, mulai dari investasi mata uang kripto palsu hingga skema piramida.

Iklan

Kerugian yang dialami korban pun tidak main-main, mencakup pencurian data pribadi hingga pembobolan saldo rekening.

“Penipuan umumnya berawal dari pesan teks atau aplikasi kencan, lalu berlanjut ke media sosial dan platform pesan instan, sebelum akhirnya mengarah ke transaksi di platform mata uang kripto,” tulis WhatsApp dalam pernyataan resminya.

Penipu Berkeliaran di WhatsApp Group

Tidak hanya melalui pesan pribadi, WhatsApp mendeteksi banyak penipu yang memanfaatkan WhatsApp Group sebagai sarana menjalankan aksinya.

Untuk mengantisipasi hal ini, selain melakukan pemblokiran, WhatsApp meluncurkan tool keamanan baru. Fitur tersebut akan memberikan informasi khusus ketika pengguna ditambahkan ke grup yang tidak dikenal oleh seseorang di luar daftar kontak.

Baca Juga:  Instagram Tembus 3 Miliar Pengguna Aktif Bulanan, Zuckerberg Umumkan Capaian Bersejarah

Informasi yang ditampilkan mencakup detail grup serta tips menjaga keamanan. Pengguna dapat keluar dari grup tanpa harus melihat isi percakapan. Jika ternyata grup tersebut dikenali, pengguna bisa memilih melihat obrolan lebih lanjut, meski notifikasi grup akan tetap dibungkam sampai ada keputusan untuk bergabung.

Antisipasi Penipuan di Chat Personal

WhatsApp juga mengantisipasi modus penipuan yang dilakukan lewat chat personal. Perusahaan tengah menguji metode peringatan baru agar pengguna berhenti sejenak sebelum berinteraksi dengan orang asing.

“Kami sedang menjajaki cara untuk memperingatkan pengguna saat memulai obrolan dengan seseorang yang tidak ada dalam kontak,” tulis pihak WhatsApp.

Cara Menghindari Penipuan di WhatsApp

WhatsApp mengingatkan pengguna untuk waspada terhadap undangan grup dari orang tak dikenal maupun pesan pribadi yang menawarkan peluang investasi berisiko rendah dengan keuntungan tinggi. Modus lain yang patut dicurigai adalah ancaman terkait tunggakan tagihan.

Perusahaan menegaskan, penipu kerap memanfaatkan kebaikan hati, rasa percaya, dan ketakutan korban untuk menjebak mereka.

Berikut tiga tips resmi dari WhatsApp untuk menghindari penipuan:

  • Ambil jeda sebelum merespons pesan dari nomor tak dikenal. Pastikan Anda mengenali pengirimnya.
  • Pertanyakan kewajaran permintaan. Waspadai tawaran yang terlalu menggiurkan, permintaan uang, kode PIN, atau gift card, serta ajakan mengambil keputusan tergesa-gesa.
  • Verifikasi identitas melalui platform lain jika ada orang asing yang mengaku sebagai kerabat atau teman.
Baca Juga:  Pemerintah Wacanakan Pembatasan Panggilan WhatsApp dan Layanan VoIP Lainnya, Ini Alasannya

Langkah tegas WhatsApp memblokir jutaan akun penipu dan meluncurkan fitur keamanan baru diharapkan dapat meminimalkan risiko pengguna menjadi korban. Namun, kewaspadaan pribadi tetap menjadi benteng pertahanan terpenting di dunia digital.

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...