Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Sorotan Terhadap PSSI: Larangan Suporter Tandang Dinilai Mengada-ada

×

Sorotan Terhadap PSSI: Larangan Suporter Tandang Dinilai Mengada-ada

Sebarkan artikel ini
Sorotan Terhadap PSSI Larangan Suporter Tandang Dinilai Mengada-ada
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Kebijakan larangan kehadiran suporter tandang dalam kompetisi sepak bola Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat. Tokoh Bonek, Husin Ghozali, melontarkan kritik tajam terhadap PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), yang hingga kini belum mencabut aturan tersebut.

Menurut Husin, keputusan federasi sepak bola nasional itu tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan tidak berdasar pada perintah dari FIFA. Ia menilai alasan larangan tersebut mengada-ada dan justru merugikan para pendukung sepak bola di tanah air.

Iklan

“Yang melarang kan federasi, karena kasus Kanjuruhan enggak ada sangkut pautnya dengan FIFA. Katanya harus laporan ke FIFA, tapi enggak ada bukti otentik berupa surat larangan dari FIFA. Kalau cuma lisan, itu bukan dasar hukum bagi PSSI,” ujar Husin Ghozali, Rabu (9/7), dikutip dari Kumparan.

Ia menambahkan, suporter saat ini sudah dewasa dan memiliki semangat positif dalam mendukung tim kesayangannya, termasuk saat laga tandang. Husin mencontohkan, kehadiran Bonek saat Persebaya bertandang ke Jakarta untuk menghadapi Persija di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), yang berlangsung aman di depan mata Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Baca Juga:  Ahmed Al Ali Ditunjuk Jadi Wasit Laga Indonesia vs Arab Saudi, Erick Thohir Ajukan Protes ke AFC

“Suporter tandang itu menjalin silaturahmi, bukan ajang untuk bertengkar. Buktinya di depan Ketua Umum Erick Thohir, Bonek bisa hadir ke GBK tanpa masalah. Jadi, larangan away itu hanya mengada-ada dari PSSI yang katanya perintah FIFA. Tapi sampai saat ini suratnya enggak ada. Jangan dibohongi,” tegas Husin.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB yang digelar beberapa waktu lalu, pihak liga menyatakan bahwa larangan suporter tandang masih dalam tahap kajian. Rencananya, kebijakan tersebut akan diterapkan hanya untuk pertandingan antara tim-tim yang memiliki rivalitas tinggi.

Meski demikian, desakan dari berbagai elemen suporter terus menguat, agar PSSI segera mencabut larangan tersebut dan memberikan ruang bagi para pendukung untuk mendampingi tim kesayangannya di laga tandang secara aman dan tertib. (***)

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...