Ketika tubuh kekurangan trombosit, salah satu solusi paling alami dan aman adalah dengan mengonsumsi makanan untuk menaikkan trombosit. Penurunan jumlah trombosit (trombositopenia) bisa disebabkan oleh infeksi virus seperti demam berdarah, gangguan autoimun, atau efek samping obat. Untuk mengatasinya, kita perlu mendukung produksi trombosit dengan nutrisi yang tepat.
Dalam artikel ini, kita akan membahas jenis makanan yang mampu meningkatkan jumlah trombosit secara alami, termasuk kandungan nutrisinya dan cara terbaik mengonsumsinya. Kami juga menyertakan pendapat ahli gizi agar kamu bisa lebih percaya diri dalam memilih makanan yang tepat.
Apa Itu Trombosit dan Mengapa Penting?
Trombosit adalah sel darah yang membantu pembekuan darah. Saat jumlahnya menurun, tubuh akan lebih mudah mengalami memar, mimisan, hingga perdarahan serius. Kondisi ini jelas perlu segera ditangani.
Tapi jangan buru-buru panik. Menurut dr. Tan Shot Yen, seorang dokter gizi klinik, “Asupan gizi seimbang berperan penting dalam mendukung fungsi sumsum tulang sebagai penghasil trombosit.”
Penyebab Trombosit Rendah
Sebelum membahas makanan untuk menaikkan trombosit, penting juga mengetahui penyebab turunnya trombosit:
1. Infeksi Virus
Dengue, hepatitis, dan HIV bisa menyebabkan penurunan drastis trombosit.
2. Gangguan Autoimun
Seperti lupus atau ITP (immune thrombocytopenic purpura).
3. Konsumsi Obat
Beberapa antibiotik atau obat antikejang dapat mengganggu produksi trombosit.
4. Kekurangan Nutrisi
Kurangnya vitamin B12, folat, dan zat besi menghambat pembentukan trombosit.
Daftar Makanan untuk Menaikkan Trombosit Secara Alami
Meningkatkan jumlah trombosit tidak selalu harus dengan obat. Kombinasi makanan sehat bisa sangat membantu.
1. Jambu Biji Merah
Buah ini mengandung vitamin C tinggi yang merangsang produksi sel darah. Antioksidannya juga membantu melawan radikal bebas yang bisa merusak sel darah.
Cara konsumsi:
- Makan langsung tanpa dikupas
- Buat jus tanpa gula
2. Daun Pepaya
Sudah lama dikenal sebagai pelancar trombosit alami, khususnya saat demam berdarah.
Fakta menarik: Studi dari Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine menunjukkan ekstrak daun pepaya meningkatkan jumlah trombosit secara signifikan.
Tips konsumsi:
- Rebus dan minum airnya
- Jadikan jus pahit yang ditambah madu
3. Buah Delima
Kaya zat besi dan vitamin C, sangat baik untuk penderita anemia dan trombositopenia. Rasanya segar dan mudah dinikmati.
Cara penyajian:
- Makan langsung
- Campur dalam salad buah
4. Sayuran Berdaun Hijau
Bayam, kangkung, dan brokoli tinggi vitamin K dan folat yang penting untuk pembentukan sel darah.
Saran konsumsi:
- Kukus ringan untuk mempertahankan nutrisinya
- Campur dalam smoothie sehat
5. Buah Kiwi
Kiwi mengandung vitamin E dan C, serta antioksidan yang memperkuat kekebalan tubuh dan mendukung regenerasi sel darah.
Ide sajian:
- Tambahkan ke oatmeal
- Jadikan topping yoghurt
Nutrisi Penting untuk Produksi Trombosit
Setiap makanan yang baik untuk menaikkan trombosit pasti memiliki salah satu dari nutrisi ini:
Vitamin B12
Bantu pembentukan sel darah merah dan trombosit. Sumber terbaik:
- Daging merah
- Telur
- Susu
Asam Folat
Berperan penting dalam proses produksi darah di sumsum tulang.
- Terdapat dalam alpukat, kacang-kacangan, dan sayuran hijau
Zat Besi
Meningkatkan oksigenasi dan vitalitas sel darah.
- Bisa didapat dari hati ayam, kacang kedelai, dan biji labu
Vitamin C
Membantu penyerapan zat besi dan memperkuat sistem imun.
- Ada pada jeruk, tomat, dan stroberi
Minuman yang Membantu Menaikkan Trombosit
Selain makanan, beberapa jenis minuman juga bisa mempercepat pemulihan trombosit:
1. Jus Jambu Merah
Penuh antioksidan dan vitamin C. Disarankan dua kali sehari.
2. Air Kelapa
Mengandung elektrolit alami yang membantu hidrasi dan metabolisme sel darah.
3. Infused Water Lemon dan Daun Mint
Segar dan kaya vitamin C, bantu detoksifikasi tubuh secara lembut.
Makanan yang Harus Dihindari Saat Trombosit Turun
Beberapa makanan justru bisa memperparah kondisi trombositopenia. Hindari yang berikut ini:
1. Makanan Tinggi Lemak Trans
Seperti gorengan dan makanan cepat saji yang memperlambat regenerasi sel darah.
2. Minuman Bersoda dan Alkohol
Merusak sel hati dan memperburuk metabolisme trombosit.
3. Makanan Tinggi Gula Tambahan
Memicu inflamasi dan mengganggu penyerapan nutrisi penting.
Pola Hidup Sehat untuk Mendukung Produksi Trombosit
Rutin Olahraga Ringan
Seperti jalan pagi atau yoga, bisa memperlancar sirkulasi darah.
Tidur yang Cukup
Regenerasi sel terjadi saat tidur malam. Hindari begadang.
Kelola Stres
Stres kronis menurunkan daya tahan tubuh dan berdampak ke produksi sel darah.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika jumlah trombosit terus menurun atau disertai gejala seperti:
- Pendarahan yang sulit berhenti
- Demam tinggi
- Ruam merah di kulit
Segera periksakan diri ke rumah sakit. Makanan tetap penting, tapi konsultasi medis tetap dibutuhkan dalam kasus berat.
Kesimpulan: Pilih Makanan dengan Nutrisi Tepat untuk Menaikkan Trombosit
Menaikkan trombosit bukan cuma soal makan banyak, tapi makan yang tepat. Fokus pada makanan kaya vitamin C, B12, folat, dan zat besi. Lengkapi juga dengan gaya hidup sehat agar hasilnya maksimal.
Dengan menggabungkan pengetahuan nutrisi dan kebiasaan baik, tubuh bisa pulih secara alami. Jika kamu rutin menerapkannya, kondisi trombosit rendah bukan lagi jadi momok yang menakutkan.









