Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Penyebab Tumbuh Jamur di Bibir, Kenali Risiko dan Cara Mengobatinya!

×

Penyebab Tumbuh Jamur di Bibir, Kenali Risiko dan Cara Mengobatinya!

Sebarkan artikel ini
Penyebab Tumbuh Jamur di Bibir, Kenali Risiko dan Cara Mengobatinya!
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Mungkin kamu pernah merasa tidak nyaman karena tiba-tiba muncul jamur di bibir. Rasanya gatal, kadang perih, dan bikin nggak pede saat ngomong. Kalau kamu ngalamin ini, tenang aja, kamu bukan satu-satunya. Masalah ini sering terjadi, tapi sayangnya banyak orang mengabaikannya karena terlihat sepele.

Masalahnya, jamur di bibir bisa jadi pertanda bahwa tubuh kamu sedang mengalami ketidakseimbangan. Yuk kita kupas tuntas penyebab, risiko, sampai cara mengobatinya biar kamu lebih waspada dan cepat tanggap!

Iklan

Apa Itu Jamur di Bibir?

Jamur di bibir biasanya disebabkan oleh infeksi jamur Candida, khususnya Candida albicans. Ini adalah jenis jamur yang sebenarnya hidup normal di tubuh manusia, termasuk di mulut. Tapi kalau jumlahnya terlalu banyak, dia bisa menyebabkan infeksi yang bikin bibir terasa nggak nyaman.

Menurut Dr. Aulia Putri, Sp.KK, “Jamur Candida bisa berkembang karena imunitas yang lemah, kebersihan mulut yang buruk, atau penggunaan antibiotik jangka panjang.”

Penyebab Utama Jamur di Bibir

1. Sistem Imun Melemah

Saat daya tahan tubuh menurun, jamur lebih mudah berkembang. Biasanya ini terjadi saat kamu sedang sakit, kurang tidur, atau stres berlebihan.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Cantengan: Rahasia yang Jarang Diketahui!

2. Penggunaan Antibiotik

Antibiotik memang membunuh bakteri, tapi sayangnya, mereka juga bisa mengganggu keseimbangan mikroorganisme baik di tubuh.

3. Kebersihan Mulut Buruk

Jarang gosok gigi, suka lupa bersihin mulut setelah makan manis, dan malas minum air putih bisa memicu pertumbuhan jamur.

4. Pemakaian Gigi Palsu atau Behel

Benda asing di mulut bisa jadi tempat bersarang jamur kalau nggak dibersihkan dengan baik.

5. Konsumsi Gula Berlebihan

Jamur suka banget lingkungan yang manis. Gula bisa jadi ‘makanan’ favorit mereka untuk berkembang biak.

6. Merokok

Zat kimia dalam rokok bisa mengubah kondisi mulut dan membuat jamur lebih mudah tumbuh.

Gejala Jamur di Bibir

Ciri-ciri infeksi jamur di bibir biasanya cukup khas:

  • Bibir terasa gatal atau perih
  • Ada bercak putih atau kekuningan
  • Permukaan bibir terasa kasar atau mengelupas
  • Kadang disertai bau mulut tidak sedap
  • Bibir jadi kering dan pecah-pecah

Gejala ini bisa muncul perlahan tapi makin terasa dari hari ke hari. Kalau dibiarkan, infeksi bisa menyebar ke bagian mulut lainnya seperti lidah dan langit-langit.

Risiko Jika Dibiarkan

Infeksi Menyebar

Kalau kamu anggap remeh, jamur bisa berpindah ke lidah, gusi, bahkan tenggorokan. Akibatnya bisa lebih parah dan bikin sakit saat menelan.

Baca Juga:  Ampuh! Cara Mengatasi Gatal pada Selangkangan

Luka Terbuka

Bibir yang terus digaruk karena gatal bisa luka. Nah, luka ini bisa jadi pintu masuk bakteri lain.

Turunnya Kepercayaan Diri

Bayangkan kalau kamu harus presentasi atau ngobrol sama orang, tapi bibirmu penuh bercak putih dan kering. Pasti bikin nggak percaya diri, kan?

Cara Mengobati Jamur di Bibir

1. Salep Antijamur

Obat topikal seperti clotrimazole atau miconazole bisa langsung diaplikasikan ke bibir. Biasanya digunakan 2-3 kali sehari.

2. Obat Minum Antijamur

Jika infeksinya cukup parah, dokter mungkin akan meresepkan obat seperti fluconazole.

3. Jaga Kebersihan Mulut

Rajin sikat gigi, gunakan obat kumur antiseptik, dan bersihkan area sekitar bibir setiap habis makan.

4. Hindari Gula dan Makanan Manis

Kurangi konsumsi makanan manis yang bisa memicu pertumbuhan jamur.

5. Minum Air Putih yang Cukup

Air membantu membersihkan mulut secara alami dan menjaga kelembapan bibir.

Cara Mencegah Jamur Tumbuh Lagi di Bibir

Rutin Periksa Gigi dan Mulut

Datang ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali buat memastikan nggak ada infeksi tersembunyi.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Cantengan: Rahasia yang Jarang Diketahui!

Hentikan Kebiasaan Merokok

Kalau bisa berhenti, itu lebih bagus. Tapi kalau belum bisa, minimal kurangi dan rawat kebersihan mulut dengan lebih serius.

Makan Seimbang

Perbanyak konsumsi makanan kaya probiotik seperti yogurt untuk menyeimbangkan flora mulut.

Tidur Cukup dan Kelola Stres

Tidur yang cukup dan manajemen stres yang baik bikin imun kamu lebih kuat melawan infeksi.

Kapan Harus ke Dokter?

Kalau jamur di bibir nggak kunjung sembuh lebih dari 1 minggu, atau malah makin parah, segera konsultasi ke dokter. Apalagi kalau kamu punya kondisi medis seperti diabetes, HIV/AIDS, atau sedang menjalani kemoterapi.

“Deteksi dini dan pengobatan yang tepat bisa mencegah infeksi menyebar dan mempercepat pemulihan,” kata dr. Riza Aditya, Sp.KK.

Kesimpulan

Jamur di bibir bukan sekadar masalah kulit biasa. Bisa jadi ini pertanda tubuh kamu sedang tidak seimbang. Jangan anggap remeh. Mulai dari menjaga kebersihan mulut, pola makan sehat, hingga mengelola stres, semua punya peran penting dalam mencegah infeksi jamur.

Dengan perhatian yang tepat, kamu bisa tetap tampil percaya diri tanpa gangguan di area bibir. Ingat, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati!

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...