Scroll untuk baca artikel
Relationship

Hitungan Weton Jawa untuk Pernikahan yang Cocok

×

Hitungan Weton Jawa untuk Pernikahan yang Cocok

Sebarkan artikel ini
Hitungan Weton Jawa untuk Pernikahan yang Cocok
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Pernikahan adalah salah satu momen paling sakral dalam kehidupan seseorang. Banyak calon pengantin di Indonesia yang masih percaya pada hitungan weton Jawa untuk pernikahan demi meraih rumah tangga yang harmonis dan langgeng. Meski zaman sudah modern, nilai-nilai tradisional seperti ini tetap hidup dan punya tempat tersendiri di hati masyarakat.

Dalam artikel ini, kita akan bahas tuntas bagaimana cara menghitung weton Jawa, maknanya dalam pernikahan, serta panduan praktis bagi kamu dan pasangan agar lebih yakin melangkah ke pelaminan. Yuk, simak sampai tuntas!

Iklan

Apa Itu Weton Jawa?

Pengertian Weton Jawa dan Relevansinya Saat Ini

Weton adalah gabungan antara hari dan pasaran dalam kalender Jawa. Misalnya, Senin Pon atau Kamis Legi. Setiap orang memiliki weton yang ditentukan saat ia lahir. Menurut kepercayaan Jawa, weton seseorang memengaruhi karakter, keberuntungan, jodoh, dan bahkan keharmonisan rumah tangga.

“Weton itu seperti sidik jari spiritual. Setiap orang punya kombinasi energi tersendiri,” ujar Ki Budi Santosa, ahli budaya Jawa dan spiritualis.

Hitungan Hari dan Pasaran Jawa

Dalam kalender Jawa, ada tujuh hari dan lima pasaran:

  • Hari: Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu
  • Pasaran: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon

Gabungan dari dua sistem ini menghasilkan 35 kombinasi weton. Masing-masing memiliki neptu atau nilai tertentu.

Neptu Weton: Kunci Dalam Perhitungan Jodoh

Cara Menentukan Neptu Hari dan Pasaran

Setiap hari dan pasaran memiliki angka yang disebut neptu. Berikut daftarnya:

Hari Neptu
Minggu 5
Senin 4
Selasa 3
Rabu 7
Kamis 8
Jumat 6
Sabtu 9
Pasaran Neptu
Legi 5
Pahing 9
Pon 7
Wage 4
Kliwon 8

Contohnya:

  • Weton A lahir pada Selasa Pon → 3 (Selasa) + 7 (Pon) = 10
  • Weton B lahir pada Jumat Kliwon → 6 (Jumat) + 8 (Kliwon) = 14

Jumlahkan keduanya: 10 + 14 = 24

Dari sinilah perhitungan kecocokan jodoh dimulai.

Makna Total Neptu dalam Hitungan Weton Jawa untuk Pernikahan

Interpretasi Jumlah Neptu

Berikut arti dari total neptu dalam hitungan weton Jawa:

  • 7, 12, 17, 22, 27, 32: Pegat (sering ribut, rawan pisah)
  • 8, 13, 18, 23, 28, 33: Ratu (berjodoh, rezeki baik)
  • 9, 14, 19, 24, 29, 34: Jodoh (cinta sejati, saling mengerti)
  • 10, 15, 20, 25, 30, 35: Topo (banyak cobaan, tapi kuat bersama)
  • 11, 16, 21, 26, 31: Tinari (berkah, sukses bersama)
  • 6, 36: Padu (sering beda pendapat, bisa bertahan bila sabar)

Jadi, Weton Bisa Menentukan Nasib Pernikahan?

Menurut Ki Budi, “Bukan menentukan, tapi memberi gambaran. Seperti peta jalan. Kalau tahu ada tanjakan, kita bisa siap-siap.”

Bagaimana Kalau Weton Tidak Cocok?

Solusi Jika Weton Termasuk Pegat atau Padu

Jangan panik! Ada beberapa cara yang dipercaya bisa menangkal pengaruh negatif:

  1. Ruwatan atau Slametan
  2. Menentukan Hari Baik untuk Akad dan Resepsi
  3. Puasa atau Tirakat dari salah satu pihak

Jangan Lupakan Aspek Non-Spiritual

Kecocokan pernikahan tidak hanya soal weton. Komunikasi, kepercayaan, dan komitmen adalah fondasi penting. Hitungan weton hanyalah pelengkap.

Tips Memilih Hari Baik Berdasarkan Weton

Kenapa Hari Pernikahan Itu Penting?

Menurut adat Jawa, hari pernikahan yang tepat bisa membawa energi positif dan memperkuat niat baik pasangan.

Contoh:

  • Weton tidak cocok, tapi menikah di hari Rebo Pahing yang dipercaya membawa restu leluhur, bisa menetralkan energi negatif.

Panduan Praktis Menghitung Weton untuk Pernikahan

Langkah-langkah:

  1. Catat hari dan pasaran kelahiran kamu dan pasangan
  2. Hitung neptunya masing-masing
  3. Jumlahkan, lalu cocokkan dengan tabel makna neptu
  4. Diskusikan hasilnya dengan sesepuh atau ahli weton
  5. Ambil keputusan bijak berdasarkan pertimbangan spiritual dan logis

“Hitungan boleh jadi panduan, tapi cinta dan komitmen tetap yang utama,” ujar Dr. Listiyani, pakar pernikahan dan budaya Jawa dari UGM.

Apakah Hitungan Weton Masih Relevan di Era Modern?

Tradisi dan Logika Bisa Berjalan Seiring

Meski dunia makin digital, banyak pasangan muda yang masih melibatkan orang tua dan tokoh adat dalam proses pernikahan mereka. Tradisi seperti weton bisa menjadi jembatan antara nilai budaya dan kehidupan modern.

Kesimpulan: Hitungan Weton Itu Panduan, Bukan Putusan

Menggunakan hitungan weton Jawa untuk pernikahan adalah bentuk penghormatan terhadap tradisi. Tapi ingat, keputusan akhir tetap di tangan kamu dan pasangan.

Jika weton cocok, syukuri. Kalau tidak cocok, jangan buru-buru membatalkan. Banyak pasangan yang berhasil membina rumah tangga harmonis meski wetonnya bertabrakan.

Pernikahan itu tentang menyatukan dua hati dan dua keluarga. Jadi, hitung weton boleh, tapi jangan lupa hitung juga kesiapan mental, emosi, dan finansial.

Yuk, jadikan tradisi sebagai bekal, bukan beban!

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Baca Juga:  Hukum Pernikahan dalam Islam, Inilah Penjelasannya!
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...