Tim Nasional U-23 Indonesia akhirnya kembali memanggil Frengky Missa untuk bergabung dalam skuad resmi yang akan berlaga di ajang Piala AFF U-23 2025. Keputusan ini diumumkan PSSI pada Senin (14/7), setelah sebelumnya Frengky sempat dicoret dari daftar pemain.
Pemanggilan ulang Frengky Missa dilakukan menyusul kondisi kesehatan Mikael Tata yang mengalami sakit dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, mengonfirmasi bahwa Frengky kembali dipanggil untuk menggantikan posisi Tata.
“Ya, Frengky dipanggil kembali semalam karena kebutuhan tim. Frengky menggantikan Tata. Tata sakit,” ungkap Sumardji kepada media.
Sebelumnya, Frengky bersama dua pemain lainnya, yakni Rahmat Syawal dan Ahmad Wadil, sempat tidak lolos seleksi akhir karena kalah bersaing dengan pemain lain. Namun situasi mendesak membuat PSSI harus melakukan rotasi darurat.
Pelatih Timnas U-23, Gerald Vanenburg, dalam konferensi pers pralaga juga memberikan penjelasan bahwa kondisi Tata cukup mengkhawatirkan hingga harus dirawat inap selama sepekan ke depan.
“Jadi sebenarnya Frengky Missa sudah keluar tapi berhubung Mikael Tata sakit jadi memang harus diganti. Juga sama dengan Rivaldo [Pakpahan] kasus yang sama, jadi bukan karena apa-apa, cuma ada sakit yang tidak cukup [waktu] pemulihan,” ujar Vanenburg.
“Tata baru sakit kemarin dan masuk rumah sakit. Dia masih harus di rumah sakit kurang lebih seminggu lagi. Jadi demi keamanan dan kesiapan tim, kami panggil kembali Frengky,” tambahnya.
Dengan keputusan ini, Frengky Missa akan kembali mengenakan seragam Merah Putih dan memperkuat lini belakang Garuda Muda di ajang kompetitif yang akan segera digelar.
Piala AFF U-23 2025 Jadi Ujian Kebangkitan
Turnamen Piala AFF U-23 2025 menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia U-23. Setelah penampilan meyakinkan di berbagai ajang sebelumnya, publik sepak bola Tanah Air berharap skuad besutan Vanenburg bisa menampilkan permainan maksimal meski menghadapi kendala seperti cedera maupun sakit pemain.
Dengan bergabungnya kembali Frengky, pelatih Vanenburg diharapkan bisa menjaga keseimbangan skuad dan menyusun strategi optimal di tengah dinamika terakhir. Skuad akhir Timnas U-23 pun kini kembali solid menjelang laga pembuka mereka.
PSSI Bergerak Cepat Hadapi Dinamika Tim
Keputusan cepat PSSI dalam menangani absennya Mikael Tata menuai pujian dari berbagai pihak. Di tengah waktu yang semakin mepet menuju pertandingan, respons organisasi yang sigap sangat dibutuhkan agar performa tim tidak terganggu secara signifikan.
Langkah pengembalian Frengky Missa juga dinilai tepat mengingat pemain tersebut sudah mengenal sistem permainan pelatih dan memiliki pengalaman sebelumnya di Timnas kelompok usia muda.
Dengan kembalinya Frengky Missa ke barisan Garuda Muda, masyarakat Indonesia kini kembali menaruh harapan besar bahwa Timnas U-23 mampu tampil penuh semangat dan membawa pulang prestasi di Piala AFF U-23 2025. (***)












