Scroll untuk baca artikel
Transportasi

Perbedaan Paspor Biasa dan Elektronik: Kelebihan, Kekurangan, & Cara Membuatnya

×

Perbedaan Paspor Biasa dan Elektronik: Kelebihan, Kekurangan, & Cara Membuatnya

Sebarkan artikel ini
Perbedaan Paspor Biasa dan Elektronik Kelebihan, Kekurangan, & Cara Membuatnya
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke luar negeri atau perjalanan dinas, pasti pernah bingung soal perbedaan paspor biasa dan elektronik. Kedua jenis paspor ini memang sering bikin orang bertanya-tanya, terutama soal manfaat, harga, dan kegunaannya. Artikel ini akan membahas tuntas semua hal yang perlu kamu tahu sebelum menentukan pilihan. Yuk, simak baik-baik!

Apa Itu Paspor Biasa dan Paspor Elektronik (E-Paspor)?

Definisi Paspor Biasa

Paspor biasa adalah dokumen perjalanan standar yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Di dalamnya terdapat data pribadi seperti nama, tempat dan tanggal lahir, serta foto pemilik paspor.

Iklan

Definisi Paspor Elektronik

Paspor elektronik atau e-paspor memiliki fungsi yang sama seperti paspor biasa, tetapi dilengkapi dengan chip berisi data biometrik. Chip ini menyimpan informasi wajah dan sidik jari pemilik paspor, sehingga lebih aman dan sulit dipalsukan.

“E-paspor memberikan tingkat keamanan lebih tinggi dan diakui secara internasional,” jelas Aryo Hanggono, Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi RI.

Perbedaan Fisik Paspor Biasa dan E-Paspor

Chip Elektronik

E-paspor punya chip kecil di bagian sampul depan. Kalau kamu perhatikan, ada simbol chip berwarna emas yang membedakan e-paspor dari paspor biasa.

Ketebalan dan Berat

Karena ada chip-nya, e-paspor cenderung sedikit lebih tebal dan berat dibanding paspor biasa.

Barcode dan Halaman

Keduanya punya barcode dan halaman dengan desain khas Imigrasi Indonesia. Namun, e-paspor sering dilengkapi dengan halaman tambahan untuk keperluan keamanan.

Keunggulan dan Kekurangan Masing-Masing Paspor

Kelebihan Paspor Biasa

  • Biaya lebih murah
  • Proses pengurusan lebih cepat
  • Cocok untuk perjalanan non-frequent

Kekurangan Paspor Biasa

  • Tidak bisa digunakan untuk fasilitas otomatis di beberapa negara
  • Kurang aman dari sisi keamanan data

Kelebihan E-Paspor

  • Bisa menikmati bebas visa ke Jepang (bagi WNI)
  • Lebih aman karena menyimpan data biometrik
  • Diproses lebih cepat di imigrasi negara maju

Kekurangan E-Paspor

  • Biaya lebih mahal
  • Belum semua kantor imigrasi menyediakan layanan e-paspor

Proses dan Syarat Pengajuan Paspor

Cara Membuat Paspor Biasa

  1. Unduh aplikasi M-Paspor
  2. Isi data dan pilih jadwal
  3. Siapkan dokumen seperti KTP dan KK
  4. Datang ke kantor imigrasi sesuai jadwal

Cara Membuat E-Paspor

Prosedurnya mirip, tetapi hanya bisa dilakukan di kantor imigrasi tertentu seperti di Jakarta, Surabaya, dan Batam.

“Kami sedang memperluas layanan e-paspor ke seluruh Indonesia,” ungkap Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh.

Biaya Paspor Biasa vs E-Paspor

Tarif Resmi dari Imigrasi

  • Paspor biasa 48 halaman: Rp350.000
  • E-paspor 48 halaman: Rp650.000

Tambahan biaya jasa TI keimigrasian: Rp55.000

Mana yang Lebih Worth It?

Kalau kamu sering ke luar negeri, e-paspor jelas lebih menguntungkan. Tapi untuk traveler sesekali, paspor biasa cukup memadai.

Kemudahan Akses dan Layanan

Pelayanan Paspor Biasa

  • Tersedia di hampir semua kantor imigrasi
  • Jadwal dan antrean relatif lebih fleksibel

Pelayanan E-Paspor

  • Hanya tersedia di kota tertentu
  • Kadang jadwal antrean penuh lebih cepat

Namun, ke depannya pemerintah menjanjikan pelayanan e-paspor akan lebih merata.

Manfaat Tambahan E-Paspor: Bebas Visa Jepang

Salah satu alasan banyak orang beralih ke e-paspor adalah karena bebas visa Jepang. Dengan mendaftarkan e-paspor ke Kedubes Jepang, kamu bisa liburan ke Negeri Sakura tanpa ribet!

“Program bebas visa ini khusus untuk pemegang e-paspor yang terdaftar di kedutaan,” ujar staf Konsulat Jepang di Jakarta.

Faktor Keamanan dan Teknologi

Perlindungan Data

Chip pada e-paspor dilindungi dengan teknologi enkripsi. Jadi, kecil kemungkinan data kamu bisa dibobol atau disalahgunakan.

Keamanan Fisik

Lebih sulit dipalsukan karena punya banyak fitur pengaman seperti tinta UV dan watermark khusus.

Tips Memilih Jenis Paspor

Pilih Paspor Biasa Jika:

  • Jarang bepergian ke luar negeri
  • Ingin proses cepat dan biaya terjangkau

Pilih E-Paspor Jika:

  • Sering traveling ke negara-negara maju
  • Ingin keamanan data lebih baik
  • Tertarik dengan program bebas visa

Kesimpulan: Tentukan Pilihan Sesuai Kebutuhan

Sekarang kamu sudah paham perbedaan paspor biasa dan elektronik, kan? Semua kembali ke kebutuhan kamu. Mau yang cepat, murah, dan praktis? Pilih paspor biasa. Tapi kalau kamu butuh keamanan ekstra dan sering melancong ke luar negeri, e-paspor bisa jadi investasi cerdas.

Apa pun pilihanmu, pastikan kamu mengurus paspor jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan. Jangan sampai liburan impian gagal cuma gara-gara dokumen yang belum siap. Selamat merencanakan perjalanan!

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...