Gelandang Napoli asal Skotlandia, Scott McTominay, dikabarkan tengah menimbang langkah besar dalam kariernya: kembali ke Premier League setelah dua musim berkarier di Italia. Menurut laporan The Sun, mantan pemain Manchester United itu mulai merasa kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di Naples.
Kesulitan Beradaptasi dengan Tekanan di Naples
McTominay bergabung dengan Napoli pada musim panas 2024 setelah dilepas Manchester United. Saat itu, kepindahannya dianggap sebagai langkah berani dan ambisius. Napoli dikenal sebagai klub dengan permainan atraktif dan atmosfer suporter yang luar biasa, terutama di Stadion Diego Armando Maradona.
Pada musim perdananya, McTominay tampil cukup impresif. Ia menjadi motor penggerak di lini tengah dan membantu Napoli finis di papan atas Serie A. Namun, musim keduanya berjalan tidak semulus yang diharapkan.
Laporan dari The Sun menyebutkan bahwa sang gelandang mulai merasa jenuh dan tertekan dengan kehidupan di luar lapangan. Sumber dekat sang pemain mengungkapkan bahwa meski McTominay menikmati budaya Italia, tekanan besar dari para penggemar fanatik Napoli membuatnya sulit menjalani kehidupan pribadi dengan tenang.
“Scott mencintai banyak hal dari kehidupan di Italia dan dia benar-benar menikmati musim pertamanya,” ujar sumber tersebut.
“Namun, semangat dan gairah fans Napoli bisa menjadi berkah sekaligus kutukan. Ia diperlakukan bak dewa di sana, tetapi hal itu membuatnya sulit melakukan hal-hal sederhana saat tidak berlatih. Perhatian yang begitu besar terkadang terasa menyesakkan,” lanjutnya.
Fans Napoli: Antara Cinta dan Tekanan
Pendukung Napoli memang terkenal dengan loyalitas dan emosinya yang menggebu-gebu. Siapa pun yang mengenakan seragam biru langit akan segera disambut bak pahlawan. Namun, ekspektasi mereka pun tinggi. Satu kesalahan kecil di lapangan bisa memicu kritik tajam dari media dan suporter.
Beberapa pemain asing sebelumnya juga mengaku kesulitan beradaptasi dengan intensitas kehidupan di kota Naples yang penuh gairah. Budaya sepak bola di Italia selatan tidak hanya berhenti di stadion, tetapi meresap ke dalam kehidupan sehari-hari para pemain.
Klub Inggris Mulai Memantau
Situasi McTominay di Napoli kini disebut menarik perhatian sejumlah klub Premier League. The Sun melaporkan bahwa West Ham United, Everton, dan Newcastle United menjadi klub yang paling serius mempertimbangkan untuk membawanya pulang ke Inggris.
Gelandang berusia 28 tahun itu diyakini masih memiliki ambisi besar untuk kembali tampil di level tertinggi sepak bola Inggris. Meski meninggalkan Manchester United pada usia yang relatif muda, McTominay tetap memiliki reputasi sebagai gelandang pekerja keras dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang.
Napoli Masih Ingin Mempertahankan
Di sisi lain, Napoli tampaknya belum siap kehilangan pemain yang dianggap penting di lini tengah mereka. Pelatih Rudi Garcia masih percaya dengan kontribusi McTominay dalam menjaga keseimbangan tim.
Meski begitu, manajemen Napoli kabarnya mulai realistis terhadap situasi sang pemain. Jika McTominay benar-benar ingin kembali ke Inggris, klub asal Italia itu kemungkinan besar akan membuka pintu negosiasi pada bursa transfer Januari mendatang.
Masa Depan Masih Tanda Tanya
Belum ada pernyataan resmi dari pihak McTominay maupun Napoli terkait kabar ini. Namun, rumor mengenai keinginannya kembali ke Premier League semakin kuat seiring meningkatnya minat klub-klub Inggris yang tengah mencari sosok gelandang berpengalaman.
Jika benar terjadi, kepulangan McTominay ke Inggris akan menandai babak baru dalam kariernya setelah dua tahun penuh warna di Serie A. Dengan pengalaman bermain di kompetisi Italia yang terkenal taktis dan keras, McTominay diyakini akan menjadi tambahan berharga bagi klub mana pun yang berhasil merekrutnya.
Untuk saat ini, masa depannya masih menjadi tanda tanya. Apakah ia akan bertahan di bawah tekanan fans Napoli yang begitu intens, atau memilih pulang ke Inggris untuk mencari ketenangan dan kebangkitan karier? Waktu dan bursa transfer Januari nanti akan memberikan jawabannya.












