Ambon – Situs resmi milik Pemerintah Kota Ambon kembali menjadi sorotan publik setelah diretas dan dimanfaatkan untuk mempromosikan judi online. Peretasan tersebut membuat sejumlah URL dalam domain simak.ambon.go.id menampilkan tautan menuju situs perjudian daring.
Pantauan awak media menemukan beberapa URL yang terinfeksi dan dipakai peretas untuk mempromosikan berbagai platform judi online. Di antaranya:
- https://simak.ambon.go.id/awstats/?id_ID=QQVIO
- https://simak.ambon.go.id/awstats/?id_ID=AMAVI5D
- https://simak.ambon.go.id/awstats/?id_ID=BANDAR855
- https://simak.ambon.go.id/awstats/?id_ID=VESPA4D
Tautan-tautan tersebut menampilkan halaman iklan judi online dengan penawaran jackpot, deposit instan, hingga bonus pendaftaran. Hal ini jelas mencoreng citra Pemerintah Kota Ambon, sekaligus memperlihatkan lemahnya sistem keamanan siber di lingkungan pemerintahan daerah.
“Ini bukan sekadar masalah teknis, tetapi menyangkut wibawa pemerintah. Bagaimana mungkin website resmi bisa dengan mudah dipakai untuk mempromosikan judi online?” kata Antonius Rahajaan, pengamat IT di Ambon.
Peretasan website pemerintah bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Namun, kasus ini dianggap cukup serius karena domain dengan ekstensi .go.id adalah identitas resmi pemerintah. Kejadian ini dikhawatirkan dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap kredibilitas pemerintah dalam menjaga keamanan data dan informasi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kota Ambon belum memberikan keterangan resmi. Namun, sejumlah pihak mendesak agar Pemkot segera berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan investigasi sekaligus memperkuat sistem pertahanan siber.
Masyarakat berharap insiden ini bisa menjadi pelajaran penting bagi Pemkot Ambon agar lebih serius dalam mengelola sistem digital. Sebab, di era keterbukaan informasi, keamanan siber adalah bagian vital yang menentukan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. (***)












