Scroll untuk baca artikel
BeritaInternasional

Trump Resmikan “One Big Beautiful Bill”, UU Pajak dan Belanja Baru AS di Hari Kemerdekaan

×

Trump Resmikan “One Big Beautiful Bill”, UU Pajak dan Belanja Baru AS di Hari Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Trump Resmikan "One Big Beautiful Bill", UU Pajak dan Belanja Baru AS di Hari Kemerdekaan
Baca Berita Terupdate di Saluran Whatsapp Gratis

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi menandatangani rancangan undang-undang (RUU) pajak dan belanja negara bertajuk “One Big Beautiful Bill” pada Jumat (4/7/2025), bertepatan dengan seremoni peringatan Hari Kemerdekaan AS di South Lawn Gedung Putih.

Penandatanganan ini menandai RUU tersebut kini sah menjadi undang-undang dan siap diberlakukan di seluruh wilayah Amerika Serikat. RUU itu sebelumnya telah disahkan oleh parlemen AS yang kini dikuasai oleh Partai Republik, meski mendapat penolakan keras dari Partai Demokrat dan sejumlah tokoh nasional, termasuk miliarder Elon Musk yang dulu dikenal sebagai sekutu dekat Trump.

Iklan

“Amerika menang, menang, dan menang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Trump di hadapan hadirin yang memadati halaman Gedung Putih.
“Itu bagus. One Big Beautiful Bill,” tambahnya dengan gaya khas penuh percaya diri.

UU Pajak Baru: Perpanjang Pemotongan Pajak 2017 dan Dana Imigrasi

Undang-undang ini membawa sejumlah kebijakan fiskal besar, termasuk:

  • Mempermanenkan pemotongan pajak yang diperkenalkan melalui reformasi pajak tahun 2017,
  • Mengurangi anggaran untuk program-program kesejahteraan sosial,
  • Menghapus cakupan asuransi kesehatan bagi jutaan warga Amerika, menurut analisis sejumlah lembaga independen,
  • Meningkatkan pendanaan penegakan hukum imigrasi, sejalan dengan janji kampanye Trump untuk memperketat perbatasan.
Baca Juga:  Trump Ancam Tarif 25 Persen untuk Apple dan Samsung, Harga Ponsel Global Terancam Naik

Kebijakan ini dipandang sebagai landasan fiskal utama pemerintahan Trump dalam periode keduanya, sekaligus sebagai senjata politik dalam menghadapi pemilihan umum sela dan persaingan legislatif di masa mendatang.

Kritik dan Kontroversi

Kubu Demokrat secara terbuka mengkritik UU tersebut karena dinilai memangkas perlindungan sosial dan memperlebar kesenjangan ekonomi. Mereka menilai kebijakan ini lebih berpihak kepada kelas atas dan mengorbankan masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah.

Salah satu suara paling keras datang dari Elon Musk, yang sebelumnya dikenal sebagai pendukung Trump dalam sejumlah isu teknologi dan ekonomi. Musk menyebut UU ini sebagai “bencana fiskal jangka panjang” dan mengancam akan mengerahkan kekuatan politiknya untuk menantang partai-partai yang mendukungnya.

Menanggapi kritik tersebut, Trump justru bersikap santai.

“Anda bahkan tidak akan menyadarinya,” kata Trump, merujuk pada pemangkasan anggaran sosial dalam UU tersebut.

Implikasi Jangka Panjang

Para analis ekonomi memperkirakan bahwa undang-undang ini akan memiliki dampak besar terhadap struktur pajak dan jaminan sosial di AS. Dengan penghapusan subsidi asuransi kesehatan dan pemotongan dana bantuan sosial, diperkirakan akan ada peningkatan angka ketimpangan ekonomi serta perubahan besar dalam struktur pendapatan negara.

Baca Juga:  Universitas Tokyo Pertimbangkan Tampung Mahasiswa Harvard Imbas Kebijakan AS

Namun, di sisi lain, pemerintahan Trump berargumen bahwa pemotongan pajak dan deregulasi akan merangsang pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan negara secara jangka panjang.

Momentum penandatanganan UU ini saat perayaan Hari Kemerdekaan 4 Juli dianggap simbolik oleh banyak pengamat politik, menunjukkan tekad Trump untuk menancapkan kembali pengaruhnya dalam lanskap kebijakan AS.

Dengan pidato penuh semangat dan pesta kembang api megah di langit Washington D.C., Trump menutup seremoni dengan pesan kemenangan:

“Hari ini, kita menandatangani undang-undang untuk masa depan Amerika yang lebih kuat, lebih bebas, dan lebih makmur. One Big Beautiful Bill adalah kemenangan untuk rakyat Amerika.”

Meski menuai pro dan kontra, pengesahan UU ini menjadi tonggak penting dalam kebijakan ekonomi dan sosial Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump, sekaligus sinyal bahwa tahun-tahun mendatang akan diwarnai oleh dinamika politik dan fiskal yang intens. (***)

Berlangganan berita gratis di Whatsapp Channel
Dunia Sudah Canggih! Kreatiflah Sedikit...